Gubernur Al Haris Dorong HKTI Jadi Lokomotif Gerakan Pangan di Jambi

Pantaukebijakan.com – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Jambi untuk mengambil peran strategis sebagai penggerak utama dalam pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah. Hal tersebut disampaikan Gubernur Al Haris saat menyambut kedatangan jajaran pengurus HKTI Provinsi Jambi dalam pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (15/04/2026) malam. Kegiatan diawali dengan jamuan makan malam bersama. Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa HKTI tidak boleh hanya menjadi organisasi seremonial, melainkan harus hadir sebagai lokomotif gerakan yang mampu menjembatani kepentingan petani dengan pelaku usaha. “HKTI harus berperan sebagai lokomotif gerakan, jangan hanya menjadi penonton. Tugas HKTI adalah menyambungkan petani dengan pelaku usaha, sehingga petani mendapatkan kejelasan pasar,” ujarnya. Gubernur Al Haris juga menekankan pentingnya dukungan penuh terhadap program nasional, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan. “Dengan sinergi yang kuat, kita harapkan petani semakin rukun dan sejahtera,” tambahnya. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pembina HKTI Provinsi Jambi. Sementara itu, Ketua DPD HKTI Provinsi Jambi, Sutan Adil Hendra, menegaskan komitmen organisasinya untuk bergerak aktif dalam mendukung program pemerintah daerah di sektor pertanian. “HKTI bukan sekadar organisasi seremonial. Kami melihat Gubernur sangat konsen terhadap pertanian. Gerakan beliau sangat cepat dalam membawa program pusat ke daerah,” puji Sutan. Sutan menyebutkan, HKTI Jambi telah mempersiapkan sejumlah langkah konkret, salah satunya pembentukan Koperasi Garuda Tani yang akan menjadi mitra strategis bagi kelompok Wanita Tani. “Gerakan tani makmur ini kami dorong untuk mewujudkan ketahanan pangan dan energi menuju Indonesia Emas 2045,” katanya. Pertemuan tersebut juga membahas rencana kedatangan Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, yang juga menjabat sebagai Ketua DPN HKTI, dalam rangka pelantikan pengurus DPD HKTI dan Wanita Tani Provinsi Jambi. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Dr. Faizal Riza, M.M., Kadis Kominfo Provinsi Jambi, Drs. Ariansyah, M.E., Kepala OPD lingkup pemerintah Provinsi Jambi, serta jajaran pengurus HKTI Provinsi Jambi.(*)
Hesti Haris: Pangan Terjangkau, Gizi Terjaga, Inflasi Terkendali

Pantaukebijakan.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris (Hesti Haris) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan Pojok Berkah yang dirangkaikan dengan Sarapan Bergizi dan Gerakan Pangan Murah (GPM), Rabu (15/04/2026), bertempat di Halaman Kantor TP-PKK Provinsi Jambi. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama TP-PKK Provinsi Jambi dengan Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi. Sinergi ini menjadi bentuk nyata kolaborasi lintas sektor dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi daerah. Sejak pagi hari, masyarakat tampak antusias memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan bahan pangan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan strategis lainnya dengan harga lebih murah dari pasaran. Selain itu, masyarakat juga dapat menikmati sarapan gratis yang disediakan oleh TP-PKK Provinsi Jambi sebagai bagian dari program PKK Berkah Berbagi. Dalam sambutan dan arahannya, Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hesti Haris menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret dalam membantu masyarakat menghadapi dinamika harga kebutuhan pokok. “Gerakan Pangan Murah ini tentu sudah terbayang oleh kita semua, isinya adalah kebutuhan yang sangat mendasar seperti beras, minyak, dan bahan pokok lainnya. Ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama dalam menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan TP-PKK dalam mendukung pengendalian inflasi serta penguatan ekonomi masyarakat. “Hari ini masyarakat semakin memahami bahwa Bank Indonesia tidak hanya mengurus soal uang, tetapi juga berperan aktif dalam membantu kemajuan ekonomi daerah dan masyarakat, termasuk dalam upaya pencegahan dan pengendalian inflasi. Terima kasih atas dukungan dan kolaborasinya,” tambah Hesti. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar operasi pasar, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya belanja bijak, pengelolaan keuangan keluarga, serta pemenuhan gizi yang seimbang. “Melalui Pojok Berkah, kami juga menghadirkan sarapan gratis yang insya Allah bergizi. Kami ingin masyarakat tidak hanya mendapatkan bahan pokok murah, tetapi juga perhatian terhadap kebutuhan gizi keluarga. Kegiatan ini masih berlangsung hingga siang hari, dan kami persilakan masyarakat untuk datang,” tuturnya. Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Robby Fathir Nashary, menegaskan bahwa keterlibatan Bank Indonesia dalam kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi melalui sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). “Pengendalian inflasi, khususnya pada kelompok pangan bergejolak (volatile food), membutuhkan kerja sama yang kuat antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Gerakan Pangan Murah ini adalah salah satu langkah konkret untuk menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga di masyarakat,” jelasnya. Ia menambahkan, stabilitas harga pangan sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, BI terus mendorong berbagai program penguatan ketahanan pangan dan distribusi yang efisien. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga masyarakat merasakan langsung manfaatnya. Stabilitas harga bukan hanya angka statistik, tetapi menyangkut kesejahteraan masyarakat sehari-hari,” tegas Robby. Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Johansyah, menyampaikan bahwa pihaknya memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar. “Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kita memperpendek rantai distribusi sehingga harga yang diterima masyarakat menjadi lebih terjangkau. Ini bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus mengantisipasi potensi gejolak harga,” ujar Johansyah. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan, mulai dari aspek produksi, distribusi, hingga konsumsi. “Kami terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk TP-PKK dan Bank Indonesia, agar program-program stabilisasi pasokan dan harga pangan dapat berjalan efektif. Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab satu instansi, tetapi tanggung jawab bersama,” tambahnya. Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran pengurus TP-PKK, perwakilan organisasi wanita, mitra kerja, serta perangkat daerah terkait. Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi bukti bahwa program seperti ini sangat dibutuhkan, terutama dalam membantu menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga. Melalui kegiatan Pojok Berkah yang dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah dan Sarapan Bergizi, TP-PKK Provinsi Jambi bersama Bank Indonesia dan Dinas Ketahanan Pangan berharap dapat terus memperkuat sinergi dalam menjaga inflasi tetap terkendali, memastikan ketersediaan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Jambi secara berkelanjutan.(*)
Sekda Sudirman Lantik 13 Pejabat III Pemprov Jambi. Berikut Nama-namanya

Pantaukebijakan.com – Pemerintah Provinsi Jambi kembali melakukan penyegaran di tubuh birokrasi. Gubernur Jambi, Al Haris, melalui Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, resmi melantik 13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Administrator atau eselon III. Pelantikan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jambi Nomor: 264/KEP.GUB/BKD-3.3/2026 yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Al Haris. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas organisasi serta mendorong optimalisasi pelayanan kepada masyarakat. Rotasi dan promosi jabatan ini menyasar sejumlah posisi strategis di berbagai organisasi perangkat daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu menghadirkan penyegaran, sekaligus memperkuat kapasitas aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pembangunan. Sejumlah pejabat yang dilantik di antaranya, sebagai berikut. 1. Makhbub Junaidi, S.T. Menjabat sebagai Kepala UPTB (Samsat) Kabupaten Tebo pada Badan Pendapatan Daerah. 2. Ferdiansyah, S.STP., MA. Menjabat sebagai Inspektur Pembantu I pada Inspektorat Daerah Provinsi Jambi. 3. M. Ridwan, SH. Menjabat sebagai Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jambi. 4. Isro Handayani, SH. Menjabat sebagai Kepala UPTB Kabupaten Merangin pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jambi. 5. Dr. Mustarhadi, S.HI., M.H. Menjabat sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan pada RSUD Raden Mattaher Jambi. 6. Benny Pardilah, SH., MAP. Menjabat sebagai Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jambi. 7. dr. Sephelio Menjabat sebagai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Provinsi Jambi 8. Budi Kus Yulianto, S.Hut. Menjabat sebagai Kepala UPTD KPHP Unit VIII Hilir Sarolangun pada Dinas Kehutanan Provinsi Jambi. 9. Pahari, SH. Menjabat sebagai Kepala Bidang Sertifikasi, Kompetensi, dan Pengelolaan Kelembagaan pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jambi. 10. Rauyani, SP., M.Eng. Menjabat sebagai Kepala UPTD KPHP Tebo Timur Unit X pada Dinas Kehutanan Provinsi Jambi. 11. Helvirani, SE. Menjabat sebagai Kepala UPTB (Samsat) Kota Jambi pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jambi. 12. Misriadi, SP., M.Sc. Menjabat sebagai Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Perlindungan Perkebunan pada Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. 13. Yopie Said Ramadhany, SE., M.Ak. Menjabat sebagai Kepala Bidang Pengendalian, Evaluasi, dan Pengelolaan Sistem Informasi Pendapatan Daerah pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jambi.
Di Hadapan Komisi VIII DPR RI, Al Haris Sampaikan Komitmen Pemprov Jambi Bantu Biaya Domestik Haji hingga Rp40 Miliar

Pantaukebijakan.com – Pemerintah Provinsi Jambi yang dipimpin langsung Gubernur, Al Haris bersama Kanwil Haji dan Kanwil Kemenag Jambi menerima kunjungan kerja Spesifik Panitia Kerja Komisi VIII DPR RI, Kamis (09/04/2026). Kunjungan kerja komisi VIII DPR RI yang khusus terkait persiapan haji ini dipimpin Ketua Tim Panja Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang, bersama sejumlah anggota, di antaranya Wakil Ketua H. Ansory Siregar, Hj. Selly Andriany Gantina, Hj. Ina Ammania, Hasan Basri Agus (HBA), Hj. Derta Rosidin, H. M. Husni, Hidayat Nurwahid, Sudian Noor, hingga Zulfikar Achmad. Pada pertemuan yang berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi ini, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut yang bertepatan dengan momen persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Ia juga memaparkan kondisi kehidupan beragama di Provinsi Jambi yang tetap kondusif, dengan tingkat kerukunan antarumat beragama yang terjaga baik. “Kami bersyukur kondisi Jambi tetap aman dan harmonis. Ini berkat kerja bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen,” ujar Al Haris. Terkait persiapan haji, Al Haris menegaskan bahwa pemerintah daerah, mulai dari kabupaten/kota hingga provinsi, memiliki peran masing-masing dalam mendukung keberangkatan jemaah. Jika pemerintah kabupaten/kota menanggung transportasi darat menuju asrama haji, maka Pemprov Jambi bertanggung jawab pada transportasi lanjutan hingga ke embarkasi. “Setiap tahun kami menyiapkan anggaran sekitar Rp40 miliar lebih untuk mendukung biaya domestik haji, mulai dari transportasi, sewa fasilitas bandara, hingga kebutuhan lainnya,” jelasnya. Al Haris menegaskan, komitmen tersebut bukan hal baru, melainkan sudah menjadi kebijakan berkelanjutan sejak kepemimpinan gubernur sebelumnya. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam meringankan beban biaya jemaah haji. “Meski dalam kondisi efisiensi anggaran, ini tetap menjadi prioritas. Kami ingin memastikan jemaah bisa berangkat dengan baik, menjalankan ibadah dengan lancar, dan kembali ke tanah air dengan selamat serta meraih haji mabrur,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Dr. Wahyudi Abdul Wahab, mengungkapkan adanya peningkatan signifikan jumlah kuota jemaah haji tahun ini. Dari sebelumnya 2.909 jemaah, kini bertambah menjadi 3.276 jemaah. “Kenaikan kuota ini berdampak positif bagi Jambi, meski juga berimplikasi pada penambahan kloter dan pengaturan penerbangan,” ujarnya. Dia juga menyebutkan bahwa tingkat pelunasan biaya haji di Jambi mencapai 109 persen, termasuk jemaah cadangan. Sementara untuk proses visa, hampir seluruhnya telah rampung dengan capaian 99,8 persen. “Dari total 3.276 jemaah, hanya tersisa empat orang yang masih dalam proses penerbitan visa. Kami optimistis dalam beberapa hari ke depan semuanya akan selesai,” jelasnya. Selain itu, proses manasik haji telah diselesaikan sebelum Ramadan, serta vaksinasi jemaah—baik meningitis maupun polio—juga telah dilaksanakan, meski masih ada beberapa daerah yang dalam tahap penyelesaian.(*)
Al Haris dan Maulana Pantau TKA, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Jambi

Pantaukebijakan.com – Gubernur Jambi Al Haris bersama Wali Kota Jambi Maulana dan Wakil Wali Kota Diza meninjau langsung pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 7 Kota Jambi, Senin (06/04/2026). Turut hadir Ketua DPRD Kota Jambi, Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, serta perwakilan dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP). Al Haris mengatakan, TKA menjadi salah satu indikator penting untuk mengukur sejauh mana siswa menguasai kurikulum yang telah dipelajari selama ini. Menurutnya, hasil tes ini juga akan menjadi gambaran standar kompetensi siswa di tingkat nasional. “Melalui tes ini kita bisa melihat apakah kurikulum yang selama ini dipelajari benar-benar dikuasai dengan baik oleh anak-anak kita, khususnya tingkat SMP,” ujarnya. Gubernur juga menyoroti masih adanya kendala di sejumlah sekolah, terutama terkait sarana dan prasarana pendukung pembelajaran. Salah satunya adalah keterbatasan perangkat seperti laptop yang belum dimiliki semua siswa. “Tidak semua anak memiliki fasilitas yang memadai. Ini menjadi perhatian pemerintah untuk melengkapi kebutuhan peralatan belajar di sekolah,” tambahnya. Meski demikian, Al Haris optimistis capaian nilai siswa di Jambi bisa melampaui standar nasional, terutama di sekolah-sekolah unggulan. Namun, ia mengakui masih ada tantangan di daerah terpencil yang perlu segera dibenahi. “Harapan kita nilai anak-anak Jambi bisa di atas rata-rata nasional. Tapi daerah terpencil tentu menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” tegasnya. Terkait pelaksanaan, Al Haris menyebut sejauh ini tidak ada kendala berarti. Namun, ia tidak menampik potensi gangguan di wilayah tertentu, seperti masalah jaringan dan listrik. Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana mengapresiasi perhatian Gubernur yang turun langsung meninjau pelaksanaan TKA di Kota Jambi. Ia menegaskan, TKA bukan hanya mengukur kemampuan siswa, tetapi juga menjadi evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendidikan. “Tes ini bukan hanya menilai siswa, tetapi juga merefleksikan kualitas sistem pendidikan secara keseluruhan, mulai dari sekolah hingga metode pembelajaran,” ujarnya. Maulana juga mengungkapkan, Pemerintah Kota Jambi telah mengusulkan revitalisasi sejumlah fasilitas pendidikan, baik untuk tingkat TK, SD, hingga SMP. Ia berharap dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat dapat mempercepat peningkatan kualitas pendidikan. “Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk memajukan pendidikan di semua tingkatan,” katanya. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar My, mengatakan pelaksanaan TKA tahun ini diikuti ribuan siswa dari berbagai daerah di Provinsi Jambi. “Tes Kompetensi Akademik tingkat SMP sederajat di Provinsi Jambi diikuti oleh 1.333 satuan pendidikan dengan jumlah peserta mencapai 62.212 siswa yang tersebar di 11 kabupaten/kota. Ini menjadi momentum penting untuk memetakan kualitas pendidikan kita secara menyeluruh,” ungkap M Umar. Umar menambahkan, hasil TKA akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan peningkatan mutu pendidikan ke depan, terutama dalam pemerataan fasilitas dan kualitas pembelajaran di seluruh wilayah Jambi. “Kami akan menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat sistem pendidikan, termasuk peningkatan sarana, prasarana, serta kualitas tenaga pendidik,” tutupnya.(*)
Halal Bihalal Sekaligus Open House di Kediaman Pribadi, Gubernur Al Haris Tekankan Pererat Kebersamaan

Pantaukebijakan.com– Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH menekankan mari bersama pererat kebersamaan dan kekompakan antar Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Jambi serta masyarakat. Hal tersebut diungkapkannya saat acara Halal Bi Halal sekaligus Open House Gubernur Jambi bersama Bupati/ Wali Kota wilayah Jambi Barat, bertempat di Kediaman Pribadi Gubernur Al Haris, Lorong Kurnia, Kelurahan Pematang Kandis, Bangko, Kabupaten Merangin, Senin (23/03/2026). Halal bihalal ini juga terbuka untuk masyarakat umum. “Momentum halal bihalal ini memperkuat hubungan antar kita pasca Idul Fitri. Sebelumnya, perayaan Idul Fitri pertama telah kita laksanakan di rumah dinas dengan kehadiran Wali Kota Jambi, Bupati Batang Hari, Muaro Jambi, Tanjab Barat, dan Tanjab Timur. Semoga pertemuan ini memberikan keberkahan bagi kita semua. Mari kita rawat dan jaga kebersamaan yang telah terbangun dengan baik ini,” ujar Gubernur Al Haris. Gubernur Al Haris menerima kunjungan silaturahmi dari Bupati dan Wakil Bupati Merangin, M. Syukur berserta istri, dan Khafid Moein berserta istri , serta Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun, Hurmin berserta istri dan Wakil Bupati Gery dan Istri, Bupati Bungo Dedi Putra bersama istri, dan Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, Bupati Tebo Agus Rubianto, Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi berserta istri , dilanjutkan silaturrahmi dari Bupati Kerinci Monadi berserta istri, Wakil Bupati Kerinci Muhrison beserta istri dan Wali Kota Sungai Penuh Alfin beserta istri, Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah. Turut hadir pula Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Merangin dan Sarolangun. “Acara open house ini diharapkan menjadi momen pelepas rindu sekaligus ajang untuk semakin mempererat kebersamaan dan hubungan hangat antara Pemerintah Provinsi Jambi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota serta masyarakat luas,” ungkap Gubernur Al Haris. Gubernur Al Haris menjelaskan, pelaksanaan Halal Bihalal tahun ini dibagi menjadi dua wilayah, yakni timur dan barat, untuk memudahkan mobilitas kepala daerah selama momen Lebaran. “Kalau dulu semua berkumpul di Jambi, tentu cukup melelahkan bagi para bupati dan wali kota yang harus bolak-balik. Sekarang kita bagi dua lokasi agar lebih efektif dan tidak mengganggu waktu mereka bersama masyarakat di daerah masing-masing,” jelas Gubernur Al Haris. Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Raya Idul Fitri sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan. “Saya mengajak semuanya menjadikan hari ini sebagai hari yang sukses setelah melewati bulan Ramadan yang penuh dengan amal kebaikan,” ucap Gubernur Al Haris. Selain itu, Gubernur Al Haris juga menyampaikan rasa syukur atas kondisi Provinsi Jambi yang relatif aman dan kondusif selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026. “Alhamdulillah, Ramadan kita berjalan baik. Tidak ada kebakaran hutan, tidak ada banjir besar. Ini patut kita syukuri bersama,” kata Gubernur Al Haris. Meski demikian, Gubernur Al Haris mengakui kondisi ekonomi masyarakat masih menghadapi tantangan. Hal ini terlihat dari berkurangnya aktivitas di pusat perbelanjaan menjelang Lebaran. “Biasanya mall penuh saat menjelang Lebaran, tapi sekarang terlihat lebih sepi. Mungkin karena masyarakat sudah banyak berbelanja secara online atau kebutuhan sudah tersedia di daerah masing-masing,” tutur Gubernur Al Haris. Namun, Gubernur Al Haris tetap optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi Jambi yang diproyeksikan mencapai 4,93 persen pada tahun 2026. Ia berharap kabupaten/kota di wilayah barat seperti Merangin, Sarolangun, Bungo, Tebo, Kerinci, dan Kota Sungai Penuh dapat terus berkontribusi dalam mendorong perekonomian daerah. Gubernur Al Haris juga memaparkan, pentingnya menjaga kekompakan antar kepala daerah serta terus bekerja maksimal meski dihadapkan pada berbagai kritik. “Pemimpin itu tidak akan lepas dari kritik dan perbedaan. Itu bagian dari penyeimbang. Yang penting kita jawab dengan kerja nyata dan kinerja yang baik,” papar Gubernur Al Haris. Orang nomor satu di Provinsi Jambi ini juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan. “Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, kami mohon maaf lahir dan batin. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” pungkas Gubernur Al Haris. Pada Halal Bihalal kali ini Bupati Kerinci Monadi bersama istri berkesempatan menyumbangkan beberapa buah lagu Kerinci, yang membuat suasana menjadi bertambah hangat dan ramai juga diikuti Wali Kota Sungai Penuh berserta istri menyumbangkan beberapa buah lagu Kerinci dan Sungai Penuh, ditutup dengan tari rantak kudo.(*)
Gubernur Al Haris Salat Idul Fitri Bersama Warga, Ajak Jadikan Momentum Perbaikan Diri

Pantaukebijakan.com– Gubernur Jambi, Al Haris melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama ribuan masyarakat di Masjid Tsamaratul Insan Jambi, Sabtu (21/3/2026) pagi. Pelaksanaan salat berlangsung khidmat dan dihadiri Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, serta tokoh agama dan masyarakat. Usai salat, Gubernur Al Haris mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri setelah menjalani ibadah selama bulan Ramadan. “Saya mengajak semuanya menjadikan hari ini sebagai hari yang sukses setelah melewati bulan Ramadan yang penuh dengan amal kebaikan,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa Ramadan merupakan ruang pembelajaran spiritual bagi umat Muslim untuk memperbaiki diri, sehingga Idul Fitri diharapkan menjadi titik awal menjalani kehidupan yang lebih baik. “Kita sudah banyak belajar selama sebulan. Saatnya kita merenung dan memikirkan langkah ke depan. Mudah-mudahan melalui doa kita, diri kita, keluarga, dan seluruh masyarakat dimasukkan ke surganya Allah dan dijauhkan dari neraka,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, Al Haris juga menyampaikan rasa syukur atas kondisi Provinsi Jambi yang relatif aman dari bencana. “Kita bersyukur di Provinsi Jambi dijauhkan dari bencana. Ini tandanya Allah menyayangi kita semua. Karena Allah akan memberkati suatu kaum dan negeri apabila di dalamnya hambanya bertakwa,” ungkapnya. Menutup pernyataannya, Gubernur Al Haris bersama Wakil Gubernur Jambi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas segala kekurangan dalam menjalankan roda pemerintahan. “Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya apabila dalam melayani masyarakat masih terdapat kekurangan. Mudah-mudahan ke depan pelayanan kami semakin baik dan sempurna di bawah ridho Allah SWT,” pungkasnya. (*)
Lebaran Penuh Empati, Gubernur Al Haris Bawa Tali Asih dan Pastikan Layanan RS Tetap Prima

Pantaukebijakan.com – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH., menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat dengan melaksanakan kunjungan ke RSUD Raden Mattaher Jambi pada malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat (20/03/2026) malam. Kunjungan ini menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya bagi pasien yang tengah menjalani perawatan di momen Hari Raya. Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, Gubernur Al Haris menyapa langsung para pasien serta keluarga yang mendampingi. Ia juga menyerahkan tali asih sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril, sekaligus memberikan semangat kepada para pasien agar tetap optimis dalam menjalani proses penyembuhan. “Pada malam Idul Fitri ini kami ingin hadir dan berbagi kebahagiaan dengan para pasien. Mereka sedang diuji dengan kondisi kesehatan, dan kehadiran kami di sini diharapkan dapat memberikan semangat agar mereka segera pulih dan kembali berkumpul bersama keluarga,” ujar Gubernur Al Haris. Gubernur Al Haris menegaskan bahwa momentum Idul Fitri tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan solidaritas sosial, terutama bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan. Selain memberikan tali asih, Gubernur Al Haris juga melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai aspek pelayanan di RSUD Raden Mattaher Jambi. Peninjauan ini mencakup kesiapan tenaga medis, kondisi fasilitas, serta alur pelayanan kepada pasien selama masa libur Lebaran. Dari hasil pemantauan di lapangan, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh tenaga kesehatan dan petugas rumah sakit yang tetap siaga dan profesional dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meskipun berada di tengah suasana libur Hari Raya. “Alhamdulillah, pelayanan di RSUD Raden Mattaher berjalan dengan baik. Petugas tetap siaga, rapi, dan memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien. Ini menunjukkan komitmen kita bersama dalam memastikan pelayanan kesehatan tidak terganggu, bahkan di hari besar sekalipun,” ungkapnya. Gubernur Al Haris juga menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan kesehatan secara berkelanjutan, serta memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis. Ia berharap RSUD Raden Mattaher sebagai rumah sakit rujukan utama di Provinsi Jambi terus meningkatkan mutu layanan dan menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan. Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi, antara lain Kepala Dinas Kesehatan yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Wakil Direktur Pelayanan, serta Wakil Direktur SDM dan Sarana Prasarana RSUD Raden Mattaher Jambi. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung pelayanan publik yang berkualitas. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Jambi kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam kondisi normal, tetapi juga pada momen-momen penting seperti Hari Raya Idul Fitri. Kepedulian terhadap pasien dan perhatian terhadap kualitas pelayanan kesehatan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Jambi yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing. Kunjungan Gubernur Al Haris ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi para pasien untuk tetap semangat dalam proses penyembuhan, sekaligus menjadi dorongan bagi seluruh tenaga kesehatan untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (*)
Pemprov Jambi Pastikan Jalur Mudik Aman, Siagakan 22 Alat Berat dan Posko

Pantaukebijakan.com— Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) memastikan kesiapan infrastruktur guna mendukung kelancaran arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Sebanyak 22 unit alat berat disiagakan di sejumlah titik rawan bencana, khususnya daerah yang berpotensi longsor. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Jambi, Al Haris, dalam rapat koordinasi pengamanan Idul Fitri, Selasa (17/03/2026). Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan alat berat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi gangguan di jalur mudik. “Saya minta Dinas PU menempatkan alat berat di titik-titik rawan bencana agar jika terjadi longsor bisa segera ditangani,” ujar Al Haris. Dinas PUTR Provinsi Jambi menempatkan alat berat seperti backhoe loader, motor grader, vibro roller, hingga dump truck secara strategis di berbagai jalur rawan. Selain itu, perbaikan dan pemeliharaan jalan juga dilakukan di sejumlah ruas prioritas, di antaranya wilayah Tanjung Jabung Timur, Tebo, Batang Hari, Sarolangun, Merangin, hingga Bungo. Upaya lain yang dilakukan adalah kegiatan “tebas bayang” atau pembersihan vegetasi di sisi jalan guna mencegah penyempitan badan jalan dan meningkatkan jarak pandang pengendara. Saat ini, Dinas PUTR tengah mengerjakan 50 ruas jalan secara serentak dari total panjang jalan provinsi sepanjang 1.183,78 kilometer. Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung sebelum puncak arus mudik Lebaran. Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, posko mudik juga telah didirikan di sejumlah titik strategis di Provinsi Jambi. Posko tersebut tersebar di Kota Jambi, Muaro Jambi, Batang Hari, Tanjung Jabung Timur, Sarolangun, Merangin, Sungai Penuh, Kerinci, Tebo, hingga Bungo. Dinas PUTR Provinsi Jambi optimistis langkah-langkah yang dilakukan dapat memastikan kondisi jalan tetap aman, nyaman, dan layak dilalui masyarakat selama periode mudik Idul Fitri 2026. (*)
Gubernur Al Haris Minta Kolaborasi Pemprov dengan Insan Pers Ditingkatkan dalam Membangun Jambi

Pantaukebijakan.com – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menyampaikan, tidak ada pemerintah tanpa pers, tidak ada pers tanpa pemerintah, semuanya satu kesatuan membangun Jambi ini. Tidak hanya satu pihak saja, tapi insan media juga sangat penting perannya dalam membantu pembangunan Jambi. Hal tersebut disampaikannya saat, buka puasa bersama (bukber) dengan insan pers/media untuk memperkuat sinergi, menjalin silaturahmi, dan mempererat kemitraan strategis dalam pembangunan daerah, bertempat di Pondok Kito Depan Kuburan Cino, Kota Jambi, Senin (16/03/2026) sore. Kegiatan ini menjadi wadah dialog antara pemerintah daerah dan media untuk mewujudkan keterbukaan informasi publik. Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menegaskan pentingnya peran insan pers bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Jambi dalam membangun negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. “Peran insan pers adalah mitra strategis pemerintah untuk membangun daerah dalam menyampaikan informasi secara objektif serta berimbang,” tegas Gubernur Al Haris. Gubernur Al Haris juga menyampaikan ucapan rasa syukur atas kondusifnya Ramadhan tahun 2026 di Jambi tanpa adanya bencana alam dan gejolak yang signifikan. “Kita perlu bersyukur bahwa Ramadhan pada tahun ini di Jambi tidak ada hal-hal yang terjadi seperti bencana, banjir dan sebagainya, artinya Jambi kondusif. Ramadhan lancar semuanya, masyarakat beraktifitas seperti biasa,” ungkap Gubernur Al Haris. “Walaupun ada sedikit angka inflasi di pasaran, tetapi daya beli masyarakat juga cukup baik dan tinggi. Alhamdulillah daya beli masyarakat cukup tinggi, untuk itu, mari kita maknai Ramadhan ini adalah sebagai wujud rasa syukur kita kepada Allah Tuhan yang Maha Kuasa,” lanjutnya. Diakui Gubernur Al Haris, pers sangat penting, tidak bisa terpisahkan dengan pemerintah daerah dalam mengawal kebijakan pembangunan. “Saya mengakui bahwa sering mendapatkan informasi yang cepat dari pemberitaan pers Jambi. Pers sangat penting sekali bagi kami dalam mendapatkan informasi,” akunya. “Saya harap media terus memberikan berita, informasi, pendidikan, pembangunan, itu penting. Inilah yang menjadi semangat kita bersama membangun Jambi dengan bersama-sama. Untuk itu, kebersamaan ini terus dilanjutkan di masa-masa mendatang,” sambungnya. “Saya pesan ke Kadis Kominfo, layani pers dengan baik. Kita ingin kebersamaan ini saling melengkapi. Pers memberikan banyak informasi melengkapi daripada langkah pemerintah dalam membuat kebijakan,” imbuhnya. “Terima kasih banyak, mudah-mudahan terus kita bersama-sama berkolaborasi untuk Jambi yang kita cintai ini,” pungkasnya. (*) Sementara itu, salah satu perwakilan dari media pers, Ma’as, dari media online mediajambi.com menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Al Haris dan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi, atas kerja sama yang selama ini berjalan dengan baik. “Atas nama rekan-rekan media kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Gubernur Al Haris dan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi atas undangan silaturrahmi dan buka puasa bersama, semoga silaturahmi ini terus berlanjut,” ujar Ma’as. Sementara itu juga, Al Ustadz M. Amin, M.Kes dalam tausiahnya menjelang bedug berbuka menyampaikan bahwa silaturahmi merupakan wujud syukur dan iman, sementara kebersamaan menjadi landasan kokoh untuk saling mendukung, berbagi energi positif, dan membangun solidaritas yang lebih kuat antar sesama.