Belasan Ribu Pelajar Jambi Deklarasi Tolak IRET, TCC dan Bullying

Pantaukebijakan.com – GOR Kota Baru Jambi dipadati belasan ribu pelajar SMA, SMK dan SMP se-Provinsi Jambi dalam deklarasi akbar penolakan terhadap paham IRET, TCC serta aksi perundungan (bullying), Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar, Kasatgaswil Densus 88 AT Polri Kombes Pol Beri Diatra, serta Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M Umar My. Deklarasi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama untuk mencegah berkembangnya paham IRET yang merupakan singkatan dari intoleransi, radikalisme, ekstremisme dan terorisme, sekaligus menolak pengaruh TCC (True Crime Community) serta praktik bullying di lingkungan pendidikan. Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menegaskan kegiatan tersebut merupakan langkah nyata membekali generasi muda agar tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan. “Generasi muda Jambi harus menjadi benteng persatuan, bukan korban pengaruh radikalisme, kekerasan maupun pergaulan yang merusak masa depan. Sekolah harus menjadi tempat lahirnya karakter, toleransi dan semangat kebangsaan,” ujar Al Haris. Menurut Gubernur Al Haris, saat ini masih ditemukan kasus perundungan di sekolah, termasuk adanya anak-anak yang mulai terpengaruh komunitas menyimpang seperti TCC. Karena itu, ia mengajak seluruh pelajar untuk menjaga diri dari narkoba, kekerasan, hingga paham terorisme yang dapat menghancurkan masa depan generasi muda. “Kita harus jadi anak-anak yang cinta Indonesia dan cinta tanah air. Tidak boleh ada yang anti terhadap NKRI, karena kalian adalah aset bangsa yang sangat berharga,” katanya. Gubernur Al Haris juga menegaskan bahwa tantangan generasi muda kedepan semakin berat, terutama di era digital yang membuat berbagai pengaruh negatif mudah masuk ke kehidupan remaja. “Kita harus tolak intoleransi, radikalisme, ekstremisme dan terorisme. Hindari bullying di sekolah dan jangan sampai salah pergaulan,” tambahnya. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar mengatakan ancaman radikalisme terhadap generasi muda kini semakin nyata, terutama melalui media digital dan platform daring. “Ancaman sekarang tidak lagi datang secara konvensional. Pengaruh radikalisme bisa masuk melalui media sosial, game online, bahkan ruang digital yang setiap hari diakses anak-anak kita,” ujarnya. Kapolda mengungkapkan berdasarkan data terdapat 116 anak di Indonesia yang terpapar paham radikalisme melalui media digital, termasuk lewat platform permainan daring Roblox. Ia juga menyoroti keterlibatan anak-anak dalam sejumlah kasus tindak pidana terorisme di Indonesia, termasuk peristiwa bom Surabaya yang melibatkan satu keluarga. “Ini menjadi alarm bagi kita semua bahwa anak-anak bisa menjadi sasaran bahkan pelaku apabila tidak mendapatkan pengawasan dan pembinaan yang tepat,” katanya. Kegiatan deklarasi berlangsung semarak dengan penampilan seni dan kreativitas para pelajar yang turut memeriahkan suasana. Pemerintah berharap deklarasi tersebut mampu memperkuat kesadaran generasi muda untuk menjaga persatuan, menjauhi kekerasan, serta menangkal pengaruh radikalisme di lingkungan pendidikan. (*).
Rabu Berkah TP PKK Jambi, Hesti Haris Hadirkan Cek Kesehatan dan Pengobatan Gratis

Pantaukebijakan.com – Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi kembali menggelar kegiatan Rabu Berkah di Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi, Rabu (13/05/2026). Kegiatan kali ini menghadirkan anak-anak TK CBC Mawaddah Warahmah binaan TP PKK Provinsi Jambi, serta dukungan dari Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi. Ketua TP PKK Provinsi Jambi sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris), menyampaikan bahwa kegiatan Rabu Berkah merupakan agenda rutin yang diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan edukatif untuk masyarakat. “Alhamdulillah, kegiatan Rabu Berkah hari ini diisi oleh Dharma Wanita Dinas Kesehatan Provinsi Jambi yang berbagi kepada masyarakat. Hari ini kita bersama anak-anak PAUD CBC Mawaddah Warahmah, kita sarapan bersama dan bersilaturahmi,” ujar Hesti Haris. Ia menegaskan bahwa Rabu Berkah tidak hanya menjadi ajang berbagi makanan, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi serta memberikan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Pada kesempatan tersebut, masyarakat yang hadir mendapatkan penyuluhan kesehatan dari dokter ahli gizi Dinas Kesehatan Provinsi Jambi. “Ke depan, setiap Rabu Berkah akan kita isi dengan informasi-informasi yang bermanfaat, karena masyarakat yang hadir di sini berasal dari berbagai latar belakang dan komunitas yang berbeda setiap minggunya,” tambahnya. Selain sarapan bersama dan penyuluhan, kegiatan ini juga dilengkapi dengan layanan cek kesehatan gratis dan pengobatan gratis bagi masyarakat. Layanan tersebut difasilitasi oleh Bidang Kesehatan dan Perencanaan Sehat TP PKK Provinsi Jambi bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi. Hesti Haris berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dengan menghadirkan berbagai bentuk pelayanan publik lainnya, sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat. “Kita ingin benar-benar melayani masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan ini membawa manfaat dan Allah SWT senantiasa memberikan rahmat serta kemudahan dalam setiap urusan kita,” tutupnya. Kegiatan Rabu Berkah di Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi menjadi bukti komitmen TP PKK dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui pendekatan sosial, keagamaan, dan kesehatan secara terpadu. (*)
Gubernur Al Haris Tinjau Korban Kebakaran di Tanjab Barat, Serahkan Bantuan dan Ajak Gotong Royong

Pantaukebijakan.com – Gubernur Jambi, Al Haris, turun langsung menyambangi korban kebakaran di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu (06/05/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menyerahkan bantuan sekaligus memastikan kondisi warga terdampak pascakebakaran. Kunjungan itu turut didampingi Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat dan Katamso. Penyerahan bantuan dipusatkan di Kantor Lurah Teluk Nilau sebelum rombongan meninjau langsung lokasi kebakaran. Berdasarkan data yang dihimpun, musibah tersebut menghanguskan sekitar 100 rumah dan berdampak pada 81 kepala keluarga atau 262 jiwa. Saat ini, sebagian besar warga terpaksa mengungsi dan tinggal sementara di rumah kerabat maupun tetangga. Di lokasi, Al Haris menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang terjadi. Ia menegaskan pemerintah hadir untuk membantu serta memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik. “Jumlah rumah yang terbakar cukup banyak. Warga saat ini masih tinggal di rumah keluarga. Tentu ini menjadi perhatian kita bersama karena mereka membutuhkan waktu untuk bangkit kembali,” ujarnya. Al Haris juga menekankan pentingnya percepatan penanganan, mulai dari pembersihan lokasi hingga rencana pembangunan kembali rumah warga terdampak. Pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten, kata dia, akan berupaya agar warga dapat segera memiliki tempat tinggal kembali. “Kami juga mengajak pihak swasta untuk ikut membantu. Ini menjadi tanggung jawab bersama agar masyarakat bisa segera pulih,” tambahnya.Selain itu, ia meminta seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri hingga ASN, untuk bergotong royong membantu penanganan awal di lapangan, termasuk membersihkan sisa kebakaran dan memastikan kondisi kesehatan warga tetap terpantau.“Kita minta tim medis turun untuk memastikan kesehatan warga, karena kondisi mereka tentu belum stabil,” katanya. Pada kesempatan tersebut, Al Haris turut mengapresiasi bantuan yang telah mengalir dari masyarakat dan relawan. Menurutnya, kepedulian bersama menjadi kunci dalam meringankan beban para korban. “Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah membantu. Ini bentuk empati kita bersama. Jika memiliki rezeki lebih, mari kita bantu saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah,” tutupnya. (*)
Tinjau Warga Selango yang Terdampak Banjir, Gubernur Al Haris Beri Motivasi Agar Tetap Tegar dan Sabar serta Gelontorkan 1 ton Beras

Pantaukebijakan.com – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH turun langsung meninjau warga Desa Selango yang terdampak banjir. Dalam kunjungan itu, Gubernur Al Haris memberi motivasi agar warga tetap tegar dan sabar menghadapi musibah. Sebagai bentuk kepedulian, Pemprov Jambi juga menyalurkan bantuan 1 ton beras untuk warga Selango yang terdampak, Minggu (03/05/2026) sore. Gubernur Al Haris didepan warga menyampaikan rasa prihatin atas musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Merangin terutama di Desa Selango. “Ini musibah yang tentu menjadi perhatian kita bersama. Selain faktor alam, kita juga harus menyadari adanya dampak dari aktivitas manusia, seperti kondisi sungai yang mulai rusak dan penebangan hutan,” ujarnya. “Musibah ini bisa jadi ujian, bisa juga peringatan bagi kita. Yang penting, kita tetap bersyukur, sabar, dan tetap tawakal,” ucapnya. “Musibah ini berat, tapi kita harus kuat. Pemerintah hadir bersama masyarakat. Tetap tegar, sabar, dan saling bantu membantu. Selain itu kita harus kompak, Saya minta kita semua kompak. Insya Allah semua bisa teratasi dan aktivitas warga kembali normal,” pinta Gubernur Al Haris. Pada kesempatan ini Gubernur Al Haris langsung membawa bantuan kebutuhan pangan, memastikan dukungan nyata untuk pemulihan pascabencana. Ia menyatakan akan membantu biaya pembangunan dua unit rumah warga yang hanyut terbawa arus banjir. “Sebagai bentuk kepedulian, Pemprov Jambi juga menyalurkan bantuan 1 ton beras untuk warga terdampak banjir di desa Selango Selain beras, tim BPBD dan Dinas Sosial juga akan membantu,” sambungnya. Gubernur Al Haris juga menjelaskan bahwa sebelumnya ia telah mengunjungi sejumlah wilayah terdampak lainnya, seperti Pulau Bayur, Rantau Limau Kapas, Desa Sakai, dan Lubuk Resam. Pemerintah, katanya, terus bergerak memastikan bantuan tersalurkan dengan baik. Dalam peninjauan kali ini Gubernur Al Haris menyempatkan diri berdialog dan mendengarkan langsung keluhan warga. Turut mendampingi Gubernur Al Haris di Desa Selango Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi Edi Kusmiran, Kepala BPBD Provinsi Jambi H. Bachyuni Deliansyah, S.H., M.H dan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah. (*)
Gubernur Al Haris Tinjau Banjir di Merangin, Salurkan Bantuan dan Janjikan Perahu Gratis

Pantaukebijakan.com – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, turun langsung meninjau korban banjir akibat luapan Sungai Batang Tembesi di Kecamatan Pamenang dan sekitarnya, Kabupaten Merangin. Ia menyerahkan bantuan secara simbolis serta mendengarkan keluhan dan kebutuhan masyarakat di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Pamenang Selatan, Sabtu malam (2/5/2026). Gubernur menyampaikan prihatin atas musibah banjir yang melanda Desa Pulau Bayur dan Desa Selango. “Musibah seperti ini diatur oleh Allah. Mari kita tetap sabar, berserah diri kepada-Nya, dan jadikan ini momentum introspeksi. Ini bisa jadi ujian atau peringatan. Yang penting, bersyukur, sabar, dan jaga alam bersama,” ungkapnya. Dari laporan, jembatan gantung utama putus, sementara sejumlah rumah hanyut terseret arus deras. “Saya minta Pemerintah Kabupaten Merangin segera tetapkan status tanggap darurat bencana. Dengan itu, bantuan provinsi dan pusat bisa cepat digelontorkan. Kita bagi tugas: mana yang kabupaten, mana provinsi. Kalau perlu, libatkan pusat,” tegas Gubernur Al Haris. Ia juga menyoroti faktor penyebab banjir. “Selain alam, ada dampak aktivitas manusia seperti kerusakan sungai dan penebangan hutan. Ini perhatian kita bersama,” tambahnya. Sebagai solusi sementara, Gubernur berjanji sediakan perahu penyeberangan gratis, terutama untuk anak sekolah. “Anak-anak harus tetap belajar. Sementara jembatan belum dibangun, perahu gratis akan kami sediakan,” katanya. Ke depan, provinsi dan kabupaten komitmen bangun jembatan baru yang lebih kuat, tahan banjir, dan bisa dilalui kendaraan roda empat. “Setelah ini, fokus perbaiki fasilitas umum dan rumah rusak agar masyarakat kembali normal, aman, dan nyaman,” lanjutnya. Wakil Bupati Merangin Khafid melaporkan banjir dipicu hujan lebat hampir dua hari sejak 26 April 2026, melanda beberapa kecamatan termasuk Pamenang Selatan. Di Pulau Bayur, 82 kepala keluarga terdampak, tiga rumah hanyut total, dan jembatan gantung putus menghambat akses warga, khususnya siswa. (*)
Sekda Jambi: Pupuk Bersubsidi Kunci Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Pantaukebijakan.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH., MH., menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Oleh karena itu, keberadaan pupuk bersubsidi dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga produktivitas lahan dan keberlanjutan usaha tani. Hal tersebut disampaikan Sekda Sudirman saat mewakili Gubernur Jambi dalam kegiatan Rembuk Tani yang diselenggarakan oleh PT Pupuk Indonesia di Aula BPSDM Provinsi Jambi, Kamis (30/04/2026). Mengusung tema “Wujudkan Swasembada Pangan Nasional Berkelanjutan,” kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Kepala OPD Provinsi Jambi, Forkopimda, Wali Kota Jambi, perwakilan pemerintah pusat, Direktur Operasional PT Pupuk Indonesia, serta ratusan kelompok tani dari berbagai wilayah. Dalam sambutannya, Sekda Sudirman menekankan bahwa distribusi pupuk bersubsidi harus dilakukan secara tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, dan tepat harga. Ia mengakui, hingga saat ini masih terdapat sejumlah tantangan dalam penyaluran pupuk, mulai dari keterbatasan alokasi hingga persoalan distribusi dan validitas data penerima. “Momentum Rembuk Tani ini diharapkan menjadi ruang dialog yang terbuka, jujur, dan solutif antara pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya. Lebih lanjut, Sekda Sudirman menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi menempatkan sektor pertanian sebagai prioritas utama pembangunan daerah. Hal ini tercermin dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 yang menitikberatkan pada peningkatan daya saing dan produktivitas sektor pertanian, perdagangan, industri, dan pariwisata. Dari 12 program prioritas daerah, dua di antaranya secara khusus berfokus pada pengembangan sektor pertanian, yakni pembangunan kawasan dan infrastruktur pertanian serta peningkatan produktivitas lahan guna mendukung program lumbung pangan desa dan daerah. Selain itu, melalui program Pro Jambi Tangguh, pemerintah juga menggulirkan berbagai bantuan sarana dan prasarana di bidang pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, hingga kehutanan. Menurutnya, seluruh upaya tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai pondasi ekonomi daerah. “Suara petani harus menjadi dasar dalam setiap kebijakan. Pengalaman mereka di lapangan adalah pengetahuan yang tidak tergantikan dan harus kita dengarkan dengan sungguh-sungguh,” tegasnya. Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan pupuk secara simbolis kepada para petani sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan produksi pertanian di Provinsi Jambi.(*)
Gubernur Al Haris Buka Siginjai Fest 2026, Dorong UMKM Jambi Naik Kelas

Gubernur Jambi, Al Haris, resmi membuka Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi “Siginjai Fest” 2026 di Jambi Town Square (Jamtos), Rabu (29/04/2026). Kegiatan tahunan yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Jambi ini berlangsung selama lima hari, mulai 29 April hingga 3 Mei 2026. Gubernur Jambi Al Haris mengatakan Siginjai Fest memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di tengah kondisi ekonomi Jambi yang terus menunjukkan tren positif. “Pertumbuhan ekonomi Jambi saat ini sudah mencapai 4,93 persen, sedikit lagi menyentuh angka lima. Ini harus kita genjot bersama, semua sektor harus berperan,” ujarnya. Al Haris menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen, mulai dari UMKM, BUMD, hingga pelaku usaha rumahan untuk memanfaatkan momentum ini. Menurutnya, festival ini menjadi ruang strategis bagi pelaku usaha lokal untuk memamerkan sekaligus memasarkan produk mereka. “Melalui Siginjai Fest, pelaku UMKM punya kesempatan tampil, memperkenalkan produk, sekaligus menjual hasil karya mereka. Ini juga jadi ajang saling bertukar informasi untuk perbaikan ke depan,” tambahnya. Gubernur juga mengajak masyarakat untuk lebih mencintai dan menggunakan produk dalam negeri, khususnya produk lokal Jambi. Ia mencontohkan kualitas batik Jambi yang dinilai mampu bersaing di tingkat nasional. *Kita harus biasakan membeli dan menggunakan produk dalam negeri. Batik Jambi tidak kalah kualitasnya. Ini bagian dari upaya mengangkat ekonomi daerah dan pelaku usaha lokal,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jambi, Tedy Arief Budiman, menjelaskan bahwa Siginjai Fest 2026 merupakan bagian dari rangkaian Road to berbagai event nasional, seperti Festival Ekonomi Syariah Sumatera (FESyar), Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF), KKI, dan Fesbi 2026. Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu flagship event Bank Indonesia dalam mengembangkan UMKM dan ekosistem ekonomi keuangan syariah di Provinsi Jambi. “Siginjai Fest adalah ikhtiar kami sebagai fasilitator untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga keuangan, akademisi, hingga komunitas dan pesantren,” jelasnya. Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”, Siginjai Fest 2026 menghadirkan berbagai kegiatan menarik.Sebanyak 77 UMKM ambil bagian dalam expo, yang terdiri dari pelaku usaha makanan dan minuman, wastra, kriya, hingga kopi unggulan Jambi. Selain itu, digelar pula pameran ekonomi syariah yang melibatkan berbagai lembaga seperti Otoritas Jasa Keuangan, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, Baznas, hingga Dompet Dhuafa.Tak hanya pameran, Siginjai Fest juga diramaikan dengan talkshow inspiratif, pelatihan UMKM, hingga berbagai kompetisi seperti kopi (cup tester, brewer, dan latte art) yang menghadirkan juri nasional. Dalam upaya memperkuat gaya hidup halal, Bank Indonesia juga mendorong sertifikasi halal bagi UMKM, pengembangan Zona Kuliner Halal Aman dan Sehat (KHAS), serta peningkatan jumlah juru sembelih halal di Jambi. Selain itu, kegiatan ini turut menghadirkan kajian islami dengan narasumber nasional seperti Aisah Dahlan, Hanan Attaki, dan Husein Ja’far Al Hadar. Tedy menegaskan, pengembangan ekonomi syariah membutuhkan sinergi seluruh pihak agar mampu mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkeadilan. “Melalui kolaborasi yang kuat, kita berharap ekonomi syariah dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Jambi yang berkelanjutan,” pungkasnya.(*)
Pemprov Jambi Perjuangkan Infrastruktur Pendidikan, Usulan Disambut Positif Kemendikdasmen

Pantaukebijakan.com – Pemerintah Provinsi Jambi terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan infrastruktur. Hal ini ditunjukkan lewat audiensi bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani. Dalam pertemuan tersebut, Abdullah Sani didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan M. Umar My serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi. Rombongan diterima langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen), Gogot Suharwoto. Abdullah Sani mengatakan, audiensi ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menyampaikan berbagai kebutuhan pendidikan di Jambi, terutama terkait sarana dan prasarana, tenaga pendidik, serta lingkungan pendidikan yang layak. “Kami hadir bersama kepala daerah se-Provinsi Jambi untuk menyampaikan langsung kondisi riil pendidikan di daerah. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Bapak Presiden atas perhatian besar terhadap sektor pendidikan,” ujar Abdullah Sani, Senin (27/04/2026). Abdullah Sani menjelaskan, pada tahun sebelumnya Provinsi Jambi telah mendapatkan program revitalisasi untuk sejumlah sekolah, mulai dari SMA, SMK hingga SLB. Program tersebut dinilai sangat membantu dalam meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan. Menurutnya, Pemprov Jambi kembali mengusulkan bantuan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik yang telah disiapkan dalam bentuk proposal lengkap. “Alhamdulillah, usulan yang kami sampaikan mendapat respons positif. Kami berharap ini tidak hanya menjadi rencana, tetapi bisa segera direalisasikan dan bahkan jumlahnya meningkat dibanding tahun sebelumnya,” tambahnya. Abdullah Sani juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, serta pemerintah pusat dalam membenahi berbagai kekurangan di sektor pendidikan. “Masih ada sejumlah kekurangan, baik dari sisi fasilitas, tenaga pendidik, maupun lingkungan sekolah. Ini menjadi perhatian bersama agar pendidikan di Jambi semakin baik,” katanya. Sementara itu, Dirjen PAUD Dikdasmen Gogot Suharwoto menyambut baik kehadiran rombongan dari Provinsi Jambi. Ia mengapresiasi langkah proaktif pemerintah daerah dalam mendukung program nasional di bidang pendidikan. “Kami sangat berbahagia menerima kunjungan dari Provinsi Jambi yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur. Ini menunjukkan komitmen kuat daerah dalam memajukan pendidikan,” ujar Gogot. Dirjen mengungkapkan, pada tahun 2025 Provinsi Jambi telah menerima bantuan revitalisasi untuk 304 sekolah dengan total anggaran sekitar Rp369 miliar. Ke depan, jumlah tersebut berpeluang untuk ditingkatkan. “Tahun ini kami mengelola anggaran sekitar Rp11 triliun untuk 14 ribu sekolah di seluruh Indonesia. Bahkan, ada rencana penambahan hingga 60 ribu sekolah, sehingga peluang bagi Jambi untuk mendapatkan tambahan bantuan sangat terbuka,” jelasnya. Gogot juga menekankan bahwa program revitalisasi sekolah dilaksanakan secara swakelola, dengan dana langsung masuk ke rekening sekolah dan melibatkan masyarakat sekitar. “Konsepnya gotong royong. Dengan begitu, selain meningkatkan kualitas sekolah, program ini juga bisa membuka lapangan kerja dan menumbuhkan rasa memiliki dari masyarakat,” tambahnya. Dirinya berharap dukungan dari seluruh kepala daerah di Jambi agar program revitalisasi pendidikan dapat berjalan optimal. “Dengan sinergi yang baik, kita ingin anak-anak bisa belajar di lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan berkualitas,” pungkasnya.(*)
Lantik Sudirman sebagai Komisaris Utama, Al Haris Minta Bank Jambi Berbenah dan Mandiri

Pantaukebijakan.com – Gubernur Jambi, Al Haris, secara resmi melantik Sudirman sebagai Komisaris Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jambi periode 2026–2030. Pelantikan berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (27/04/2026) pagi, dan dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari perwakilan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Forkopimda, kepala daerah, hingga jajaran manajemen Bank Jambi. Gubernur Al Haris menegaskan bahwa pelantikan ini harus menjadi titik balik bagi Bank Jambi untuk bangkit dan berbenah, bukan sekadar seremoni. Ia menyoroti berbagai dinamika yang dihadapi, termasuk kasus kejahatan siber yang sempat terjadi. “Bank Jambi harus kembali bangkit, memperbaiki kekurangan, dan memperkuat fondasi agar semakin kokoh ke depan,” tegasnya. Gubernur juga menekankan pentingnya penguatan sistem keamanan, khususnya di era digital. Menurutnya, sektor perbankan saat ini menghadapi tantangan besar, sehingga peningkatan teknologi dan keamanan menjadi keharusan. “Keamanan harus semakin kuat, dan bisnis bank juga harus diperluas. Tapi yang paling penting, Bank Jambi tetap berpihak pada masyarakat dan memberi manfaat luas, bukan sekadar mengejar keuntungan,” ujarnya. Selain itu, Al Haris mengingatkan tentang kewajiban pemenuhan modal inti sebesar Rp3 triliun bagi bank pembangunan daerah. Ia menyebut, jika modal belum terpenuhi, maka opsi bergabung dalam Kelompok Usaha Bank (KUB) menjadi solusi sementara. Saat ini, Bank Jambi tergabung dalam KUB bersama Bank Jabar. Namun ke depan, pemerintah daerah menargetkan Bank Jambi bisa kembali mandiri melalui peningkatan modal dari pemerintah kabupaten/kota. “Kita harapkan ke depan setoran modal dari daerah bisa mendorong Bank Jambi mencapai Rp3 triliun sehingga bisa mandiri. Ini yang kita cita-citakan,” jelasnya. Sementara itu, Sudirman usai pelantikan menegaskan komitmennya untuk menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan nasihat strategis kepada direksi dalam menghadapi berbagai tantangan. Ia menyinggung peristiwa yang terjadi pada 20 Februari sebagai momentum evaluasi bersama untuk mempercepat pemulihan Bank Jambi. Menurutnya, sinergi antara dewan komisaris, direksi, serta dukungan regulator menjadi kunci. “Kami sudah membangun komitmen bersama untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang ada, termasuk berkoordinasi dengan OJK dan Bank Indonesia,” ujarnya. Terkait target modal Rp3 triliun, Sudirman optimistis hal tersebut dapat dicapai melalui langkah strategis, termasuk membuka peluang investasi dari dalam maupun luar negeri. “Pencapaian modal itu bukan hal mustahil. Dengan strategi yang tepat dan dukungan semua pihak, Bank Jambi bisa mandiri dalam beberapa tahun ke depan,” tutupnya. Pelantikan ini diharapkan menjadi awal baru bagi Bank Jambi untuk memperkuat kinerja, meningkatkan kepercayaan publik, serta menjawab tantangan industri perbankan yang semakin kompleks.(*)
Wagub Sani: APPSI Jambi Pilar Penguat Ekonomi Rakyat dan Pasar Berdaya Saing

Pantaukebijakan.com – Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPW APPSI) Provinsi Jambi yang dirangkaikan dengan arahan Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Sudaryono, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (20/04/2026) malam. Dalam sambutannya, Wagub Sani menekankan pentingnya menjaga nilai silaturahmi dan memperkuat kebersamaan sebagai fondasi dalam membangun perekonomian daerah, khususnya melalui penguatan peran pasar rakyat. Momentum pelantikan ini diharapkan menjadi ajang mempererat sinergi antara pemerintah, pedagang, dan seluruh pemangku kepentingan. “Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus DPW APPSI Provinsi Jambi yang baru saja dilantik. Amanah ini bukan tugas yang ringan, namun dengan komitmen dan kebersamaan, saya yakin organisasi ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Wagub Sani. Wagub Sani juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Wakil Menteri Pertanian RI, seraya berharap kunjungan tersebut semakin memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi. Menurut Wagub Sani, pasar rakyat merupakan salah satu pilar penting dalam perekonomian daerah. Selain menjadi pusat transaksi jual beli, pasar juga berfungsi sebagai ruang interaksi sosial, penggerak ekonomi kerakyatan, serta penopang utama pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Keberadaan dan keberlanjutan pasar bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk para pedagang, pengelola pasar, hingga masyarakat sebagai konsumen,” tegasnya. Ia menilai DPW APPSI Provinsi Jambi memiliki peran strategis sebagai wadah berhimpun para pedagang sekaligus jembatan komunikasi antara pedagang dengan pemerintah dan stakeholder lainnya. Melalui APPSI, diharapkan tercipta pasar yang aman, tertib, bersih, dan berdaya saing, serta mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi dan perkembangan industri maupun pariwisata. Wagub Sani juga menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi menunjukkan tren positif yang tidak terlepas dari kontribusi seluruh elemen masyarakat, termasuk pedagang pasar. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi mewujudkan visi pembangunan “Jambi Mantap Berdaya Saing dan Berkelanjutan 2029”. “Semoga dengan kebersamaan ini, ekonomi Jambi semakin mantap dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tutupnya. Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, menegaskan pentingnya peran pedagang pasar dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional. Ia mengawali sambutannya dengan mengingatkan pentingnya kesehatan sebagai modal utama dalam menjalankan aktivitas dan pengabdian, merujuk pada pengalaman masa pandemi COVID-19. “Sehat itu lebih penting daripada urusan lainnya. Kita bersyukur hari ini hadir dalam keadaan sehat. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, panjang umur, dan rezeki yang barokah untuk kita semua,” ujarnya. Wamentan juga mengapresiasi sinergi Pemerintah Provinsi Jambi bersama Forkopimda serta para pedagang pasar. Ia menekankan bahwa organisasi pedagang harus aktif dan tidak hanya hadir secara seremonial. “Saya minta pengurus harus aktif. Jangan hanya semangat saat pelantikan. Harus berani berkoordinasi dengan bupati, wali kota, dinas perdagangan hingga Bulog. Jika ada kendala distribusi atau akses barang, segera komunikasikan. Kita bantu fasilitasi,” tegasnya. Menurutnya, pedagang pasar memegang peran strategis dalam rantai distribusi pangan, mulai dari sayur-mayur, telur hingga daging ayam. Ia juga memaparkan sejarah berdirinya asosiasi pedagang pasar yang lahir dari semangat perjuangan pada tahun 2004 sebagai respons terhadap maraknya pembangunan ritel modern. Wamentan menyebut sejumlah tokoh nasional yang pernah memimpin organisasi tersebut, di antaranya Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno, sebagai bagian dari perjalanan panjang perjuangan pedagang pasar. Di akhir arahannya, Wamentan menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran pemerintah bertujuan memastikan setiap rupiah digunakan secara tepat sasaran dan berdampak langsung bagi rakyat. “Efisiensi bukan berarti mengurangi pelayanan, tetapi memastikan anggaran lebih fokus, produktif, dan efektif,” jelasnya. Sementara itu, Ketua DPW APPSI Provinsi Jambi, Ari Budi Pratiwi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan komitmen jajaran pengurus untuk menjadikan APPSI sebagai organisasi yang solid, aktif, dan responsif terhadap kebutuhan pedagang. Ia menegaskan bahwa kepengurusan yang baru akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta mendukung program ketahanan pangan dan stabilitas harga. Dengan pelantikan ini, diharapkan DPW APPSI Provinsi Jambi semakin berperan sebagai pilar penguat ekonomi rakyat serta mitra strategis pemerintah dalam menjaga keberlangsungan pasar tradisional yang tangguh dan berdaya saing.(*)