Al Haris Tegaskan Peran Ponpes Tak Tergantikan, Kunci Pembentukan Akhlak Generasi Muda Jambi

Pantaukebijakan.com – Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dan tidak tergantikan dalam membentuk akhlak serta pengetahuan keagamaan generasi muda di Provinsi Jambi.Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri Haul ke-1 KH. M. Rouyani Jamil dan Haflah Akhirussanah di Pondok Pesantren Irsyadul Ibad, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari, Kamis (4/6/2026). Al Haris menyebut, pesantren telah menjadi pilar penting dalam pendidikan karakter dan moral anak-anak Jambi. Keberadaan ponpes dinilai mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai keagamaan. “Peran pondok pesantren sangat besar dalam membentuk akhlak generasi muda. Ini tidak bisa digantikan oleh lembaga lain,” tegasnya. Ponpes Irsyadul Ibad sendiri telah berdiri sejak 2003 dan dinilai berhasil melahirkan banyak alumni yang kini berkiprah sebagai ulama, tokoh masyarakat, hingga pejabat publik. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jambi juga mengapresiasi dedikasi para kiai dan tenaga pendidik pesantren yang terus berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah. Meski demikian, Al Haris mengakui masih adanya keterbatasan anggaran pemerintah dalam memberikan dukungan maksimal kepada seluruh pondok pesantren di Jambi. Namun, ia memastikan komitmen pemerintah daerah untuk terus melakukan pembinaan. Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi Jambi melalui CSR Bank Jambi menyalurkan bantuan sebesar Rp20 juta kepada Ponpes Irsyadul Ibad. Sementara itu, Pengasuh Ponpes Irsyadul Ibad, Agus Mudjahid Royhidin, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah dan kehadiran Gubernur Jambi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap momentum haul ini menjadi sarana memperkuat kecintaan santri kepada guru serta membawa keberkahan bagi semua yang hadir. Kegiatan ini juga diisi dengan tausiah oleh KH. Muhammad Faiz Syukron Makmun yang menambah nilai spiritual dalam acara tersebut. (*)
Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjabtim, Al Haris Minta Proyek Dipercepat Demi Sambut Siswa Baru

Pantaukebijakan.com – Gubernur Jambi, Al Haris, meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Rabu (3/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Al Haris meminta pihak manajemen proyek mempercepat pekerjaan agar sekolah dapat segera difungsikan menjelang penerimaan peserta didik baru. Meski progres pembangunan telah mencapai sekitar 70 persen, proyek tersebut sempat menghadapi tantangan cukup besar pada tahap awal akibat kondisi lahan rawa yang membutuhkan proses pematangan tanah lebih lama sebelum pembangunan fisik dilakukan. Di lokasi proyek, Al Haris menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat menjadi salah satu program prioritas pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak di wilayah terpencil, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. “Kita ingin anak-anak yang sekolah di sini cerdas, berakhlak, dengan kemampuan yang luar biasa ke depan. Sebagai rakyat Jambi, saya bangga pemerintah memikirkan bagaimana pendidikan anak-anak bisa sampai ke desa terpencil. Apalagi ini untuk anak-anak kita yang dari keluarga tidak mampu,” kata Al Haris, Rabu (3/6/2026). Menurutnya, target penyelesaian pembangunan yang dijadwalkan pada 20 Juni 2026 perlu dikaji kembali mengingat sisa pekerjaan yang masih cukup banyak. Ia pun meminta pelaksana proyek bekerja lebih optimal tanpa mengabaikan kualitas bangunan. Al Haris bahkan menyatakan kesiapannya untuk menyampaikan surat kepada kementerian terkait guna meminta pertimbangan perpanjangan waktu pengerjaan apabila diperlukan “Waktunya singkat, 20 Juni saat ini progresnya 70 persen. Kita berharap pertama, waktunya dikaji lagi untuk bisa dipertimbangkan. Saya siap nanti memberikan surat kepada Pak Menteri. Kita tidak ingin ketika belum selesai gedung ini dipaksakan, lalu ada dampak-dampak yang muncul. Kita ingin hasil kerjanya bagus,” tegasnya. Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jambi juga telah menyiapkan langkah antisipasi agar proses belajar mengajar tetap dapat dimulai sesuai jadwal tahun ajaran baru. Al Haris mengungkapkan, saat ini pemerintah tengah berkoordinasi untuk mencari gedung dinas maupun fasilitas lain yang layak di kawasan Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, sebagai lokasi sementara bagi para siswa baru. Langkah tersebut dilakukan agar kegiatan pendidikan tidak tertunda sembari menunggu penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat hingga tuntas 100 persen. (*/nst)
IAEI Jambi 2026-2031 Resmi Dilantik, Al Haris Dorong Penguatan Ekonomi Syariah di Jambi

Pantaukebijakan.com – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (DPW IAEI) Jambi periode 2026-2031 resmi dilantik. Acara pelantikan berlangsung di auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (03/06/2026). Pelantikan ini dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Sekjen IAEI Pusat Sutan Emir Hidayat, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi Mahbud Dariyanto, Rektor UIN, Kepala Bank Indonesia, Kepala OJK, serta sejumlah tamu undangan lainnya. DPW IAEI Jambi periode 2026-2031 dipimpin oleh Dr Rafidah. Kehadiran kepengurusan baru ini diharapkan mampu memperkuat pengembangan ekonomi syariah di Provinsi Jambi. Gubernur Jambi Al Haris mengatakan pengurus yang baru dilantik memiliki tugas besar dalam membantu pemerintah dan masyarakat membangun ekonomi berbasis syariah. “Dengan perkembangan ekonomi dan tantangan global hari ini, kita membutuhkan manajemen ekonomi Islam yang syariah. Jambi ini mayoritas penduduknya Islam, dan ini menjadi modal besar bagi kita,” ujar Al Haris. Gubernur menegaskan, ekonomi syariah tidak hanya terbatas pada pelaku usaha muslim. Siapa pun dapat menjalankan usaha berbasis syariah selama mengikuti prinsip-prinsip yang benar, adil, dan memberi manfaat. Al Haris juga melihat Jambi memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi syariah. Mulai dari sektor pertanian, perdagangan, UMKM, hingga berbagai usaha masyarakat di desa-desa. Menurutnya, masih banyak pelaku usaha yang belum memahami konsep ekonomi syariah. Karena itu, pengurus IAEI Jambi diminta aktif turun memberikan edukasi kepada masyarakat. “Tugas pengurus ini bagaimana memberikan edukasi. Banyak usaha di desa yang masih berjalan dengan pola lama. Ke depan, kita ingin usaha-usaha ini dijalankan dengan benar, sesuai syariat, dan keuntungannya berdampak bagi umat,” katanya. Al Haris juga menyampaikan bahwa pemerintah, Bank Indonesia, OJK, dan pengurus pusat siap mendukung gerakan penguatan ekonomi syariah di Jambi. Ia berharap kepengurusan IAEI Jambi dapat segera bergerak dan melahirkan program nyata. Dalam kesempatan itu, Al Haris juga menyinggung peluang pembentukan Badan Usaha Syariah di Jambi. Menurutnya, gagasan tersebut menarik, namun perlu dikaji secara mendalam. “Saya tertarik dengan pemikiran apakah Jambi sudah layak membentuk Badan Usaha Syariah. Tapi ini perlu kajian ke depan,” ujarnya. Al Haris menilai ekonomi syariah semakin relevan di tengah perubahan zaman. Perkembangan teknologi, digitalisasi transaksi, artificial intelligence, hingga perubahan ekonomi global telah mengubah pola hidup dan pola bisnis masyarakat. Namun, di sisi lain, muncul pula berbagai tantangan seperti kesenjangan ekonomi, praktik bisnis yang jauh dari nilai moral, dan gaya hidup konsumtif. Karena itu, ekonomi Islam dinilai dapat menjadi jalan untuk membangun sistem ekonomi yang lebih adil, stabil, dan bermanfaat. Al Haris turut mengapresiasi Bank Indonesia yang telah mendorong kegiatan bernuansa ekonomi syariah, salah satunya melalui Seginjai Fest. Ia juga berharap OJK terus memberikan arahan dalam penguatan ekonomi syariah di Jambi. Di akhir sambutannya, Al Haris mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPW IAEI Jambi yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru segera bekerja dan menghadirkan program konkret untuk masyarakat. “Selamat kepada pengurus yang dilantik. Saya menunggu action-nya,” katanya. (*/rky)
Ketum PP GP Ansor dan Gubernur Al Haris Resmikan BUMA, Siap Gerakkan Ekonomi Umat di Jambi

Pantaukebijakan.com – Gubernur Jambi, Al Haris, menghadiri kegiatan Launching Badan Usaha Milik Ansor (BUMA), penandatanganan hibah mesin digital printing, serta peresmian Kantor BUMA GP Ansor Jambi yang dirangkaikan dengan peringatan Harlah ke-92 GP Ansor, bertempat di Sekretariat GP Ansor Provinsi Jambi Telanaipura, Selasa (02/06/2026) malam. Dalam sambutannya, Al Haris mengapresiasi langkah GP Ansor yang mulai serius membangun kemandirian ekonomi organisasi melalui berbagai unit usaha produktif. Menurutnya, kehadiran BUMA tidak hanya bertujuan mengejar keuntungan, tetapi juga menjadi wadah pendidikan kewirausahaan bagi kader muda. “Saya bangga melihat GP Ansor sudah memiliki visi besar dalam membangun ekonomi umat. Ini bukan sekadar soal bisnis, tetapi bagaimana mendidik kader-kader muda menjadi wirausahawan yang berani menciptakan lapangan pekerjaan,” ujar Al Haris. Gubernur Al Haris menegaskan bahwa generasi muda tidak boleh hanya berorientasi menjadi tenaga honorer atau pencari kerja. Sebaliknya, mereka harus mulai melihat berbagai peluang usaha yang masih terbuka luas, mulai dari sektor perdagangan, pertanian, hingga distribusi kebutuhan pokok masyarakat. Menurut Gubernur Al Haris, Provinsi Jambi memiliki potensi ekonomi yang besar yang dapat dimanfaatkan oleh kader-kader Ansor. Ia bahkan mendorong BUMA untuk menjalin kerja sama dengan Bulog dalam distribusi beras lokal Jambi serta membangun kemitraan dengan pondok pesantren sebagai pasar potensial. “Kami siap mendukung. Kalau dikelola dengan serius dan totalitas, peluangnya sangat besar. Pondok pesantren membutuhkan beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya. Ini bisa menjadi ruang usaha yang menjanjikan bagi BUMA,” katanya. Gubernur Al Haris juga mengajak seluruh kader GP Ansor untuk membangkitkan ekonomi umat melalui usaha-usaha yang berkelanjutan. Ia menilai kehadiran BUMA merupakan bentuk ikhtiar nyata dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Saya mengapresiasi ide besar ini. Semoga BUMA menjadi amal jariyah yang manfaatnya dapat dirasakan umat dalam jangka panjang,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharuddin, menegaskan bahwa pembentukan BUMA merupakan bagian dari transformasi organisasi untuk memperkuat kemandirian ekonomi kader dan umat.Menurut Addin, BUMA akan menjadi payung bagi seluruh aktivitas bisnis GP Ansor, baik yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT), koperasi, maupun bentuk usaha lainnya sesuai kebutuhan daerah masing-masing. “BUMA harus menjadi wahana pengembangan ekonomi kader dan umat. Jangan sampai hanya menjadi seremonial. Yang terpenting adalah keberlanjutan dan manfaatnya bagi kesejahteraan kader,” ujarnya. Ia berpesan agar kader Ansor tidak terlalu banyak berdiskusi tanpa tindakan nyata. Dalam dunia usaha, kata dia, keberanian untuk memulai menjadi faktor penting dalam mencapai keberhasilan. “Kalau bicara bisnis, jangan terlalu banyak diskusi. Yang penting action. Bisnis tidak dimulai dari kebingungan, tetapi dari keyakinan dan keberanian untuk melangkah,” tegasnya. Addin juga menekankan pentingnya integritas, kejujuran, serta kemampuan membangun jejaring dalam mengembangkan usaha. Menurutnya, organisasi harus mampu mengintegrasikan berbagai potensi usaha kader menjadi kekuatan ekonomi bersama. Sebelumnya, Ketua PW GP Ansor Jambi, H. Habibi, menyampaikan bahwa pembentukan BUMA merupakan salah satu program prioritas organisasi dalam meningkatkan kesejahteraan kader. Ia menjelaskan, sejumlah unit usaha telah mulai berjalan, di antaranya usaha digital printing, penyediaan sembako, hingga jasa angkutan logistik. Selain itu, GP Ansor Jambi juga tengah mempersiapkan toko kebutuhan pokok dan menjalin kerja sama dengan berbagai mitra usaha. “Kami ingin mengubah paradigma bahwa Ansor tidak hanya bergerak di bidang sosial dan keagamaan, tetapi juga mampu membangun kekuatan ekonomi kader secara profesional,” ujar Habibi. Menurutnya, dukungan dari Pemerintah Provinsi Jambi, PP GP Ansor, para senior organisasi, serta berbagai pihak menjadi modal penting untuk memastikan BUMA berkembang menjadi badan usaha yang kuat dan berkelanjutan. Launching BUMA, penandatanganan hibah mesin digital printing, dan peresmian kantor BUMA GP Ansor Jambi tersebut menjadi tonggak baru penguatan ekonomi kader Ansor di Provinsi Jambi. Diharapkan ke depan, BUMA mampu menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi generasi muda. (*)
Gubernur Al Haris Terima Audensi Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan

Pantaukebijakan.com – Gubernur Jambi, Al Haris, menerima audensi Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat berserta rombongan, bertempat di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa (2/6/2026) malam. Pertemuan ini membahas upaya peningkatan perlindungan sosial bagi tenaga kerja di Provinsi Jambi serta percepatan implementasi program-program jaminan sosial ketenagakerjaan. Audensi ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BPJS Ketenagakerjaan, Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan (Pusat) Abdurrakhman Lahabato, Deputi Sekretariat Badan (Pusat) Irvansyah Utoh Banja, Kepala Kantor Wilayah Sumbagsel Muhyidin, Kepala Kantor Cabang Jambi Hendra Elvian, Kepala Kantor Cabang Muara Bungo Ahmad Bisyri, dan pejabat Pemerintah Provinsi Jambi, diantaranya Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Provinsi Jambi Drs. H. Jangcik Mohza, S.Pd., M.Si, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jambi Akhmad Bestari, S.H., M.H. Dalam pertemuan, kedua pihak mendiskusikan beberapa hal strategis, antara lain peningkatan layanan klaim bagi peserta BPJS. Gubernur Al Haris menyambut hangat kunjungan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan beserta rombongan di Provinsi Jambi. Menurutnya hubungan kerja antara Pemprov Jambi dan BPJS telah terjalin lama dan baik, khususnya dalam upaya pemenuhan pelayanan kepada masyarakat rentan, termasuk kelompok miskin ekstrem, melalui dana BKBK. Gubernur Al Haris menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung program BPJS Ketenagakerjaan. “Perlindungan terhadap tenaga kerja adalah prioritas kami. Pemerintah daerah siap memfasilitasi sosialisasi dan kolaborasi agar lebih banyak pekerja, terutama di sektor informal dan UMKM, dapat tercover,” ujar Gubernur Al Haris. Gubernur Al Haris menekankan pentingnya peningkatan jangkauan program agar semakin banyak warga yang terlindungi oleh skema jaminan sosial ketenagakerjaan. Ia mengakui ada daerah dengan tingkat kemiskinan yang menurun, namun masih ada wilayah lain yang angka kemiskinannya tinggi. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkewajiban memastikan program perlindungan sosial dapat menyentuh lebih banyak keluarga rentan. Gubernur Al Haris juga menyambut baik gagasan Direktur Utama BPJS terkait pemanfaatan dana santunan dan jaminan secara terencana. Ia menyoroti risiko bila dana santunan digunakan secara tidak produktif, misalnya menimbulkan kerentanan baru setelah kepala keluarga wafat. Gubernur Al Haris mengusulkan agar dana tersebut diarahkan pada modal kerja atau usaha rumahan yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi penerima dan mencegah berulangnya siklus kemiskinan ekstrem. Untuk mewujudkan rencana itu, Gubernur Al Haris mengusulkan koordinasi lintas lembaga, termasuk Bank Indonesia, Dinas UMKM, dan pihak terkait lainnya, agar setiap penerima program BPJS mendapatkan pendampingan—dari perencanaan penggunaan santunan hingga pengembangan usaha—sehingga status ekonomi mereka tidak lagi rentan. Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jambi, khususnya Gubernur Al Haris, atas perhatian dan kerja sama yang terus terjalin untuk memperluas perlindungan sosial bagi pekerja rentan di Jambi. Menurutnya Komitmen ini sangat penting untuk memperkuat jaring pengaman sosial dan mendorong pemerataan kesejahteraan. “Kami menyambut baik perluasan cakupan kemanfaatan (kamaris) bagi pekerja rentan. Namun manfaat santunan yang diterima peserta tidak boleh berhenti pada bantuan tunai semata. BPJS mendorong agar bantuan tersebut dioptimalkan menjadi stimulus produktif melalui kolaborasi multipihak: Bank Indonesia dalam program literasi keuangan, dinas terkait (UMKM, perdagangan, tenaga kerja), serta perguruan tinggi melalui program pengabdian masyarakat dan inkubasi bisnis,” ucapnya. “Melalui sinergi ini, kami berharap penerima manfaat dapat memperoleh keterampilan dan literasi keuangan yang memadai, mengembangkan usaha produktif atau bergabung dalam program inkubasi bisnis, meningkatkan pendapatan keluarga dan membuka lapangan kerja baru di tingkat lokal. Sebagai gambaran, besaran santunan yang diberikan (misal santunan kematian) dapat menjadi modal awal yang dikelola secara produktif sehingga memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi keluarga penerima dan wilayah Jambi. BPJS Pusat berkomitmen untuk terus mengawal dan mendukung pelaksanaan program ini bersama pemerintah provinsi dan mitra terkait agar manfaatnya berkelanjutan dan berkontribusi nyata pada pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (*)
Wagub Sani: 5 Ranperda Inisiatif DPRD Beri Manfaat Positif dan Dorong Kelancaran Penyelenggaraan Pemerintahan

Pantaukebijakan.com – Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, menghadiri rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi dalam rangka Penyampaian Pendapat Gubernur Jambi Terhadap Penjelasan Ranperda Inisiatif DPRD Provinsi Jambi Tahun 2026, bertempat di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (2/6/2026). Dalam sambutannya, Wagub Sani menyatakan bahwa pemerintah memberikan apresiasi yang tinggi terhadap lima Ranperda inisiatif yang disampaikan oleh DPRD. “Saya menyambut baik serta mengapresiasi setinggi-tingginya niat positif pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jambi hingga tersusunnya 5 (lima) Rancangan Peraturan Daerah Inisiatif DPRD ini. Selain itu, atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pemikiran yang positif yang telah dituangkan dalam Ranperda Inisiatif DPRD ini. Semoga Ranperda ini memberikan manfaat positif sesuai dengan yang kita harapkan, dan mendorong kelancaran penyelenggaraan pemerintahan provinsi kita tercinta ini,” ujar Wagub Sani. Wagub Sani mengharapkan kerja sama dan komunikasi efektif serta berkelanjutan antara DPRD dengan Pemerintah Provinsi Jambi, untuk bersama-sama bersinergi menyelesaikan segala proses pembentukan perda ini hingga selesai. “Ranperda tentang Pengelolaan Lahan dan Taman Hutan Raya Provinsi Jambi, kami mengapresiasi dan mendukung penyusunan Ranperda tentang Pengelolaan Lahan dan Taman Hutan Raya Provinsi Jambi inisiatif Bapemperda DPRD Provinsi Jambi. Provinsi Jambi memiliki Taman Hutan Raya Orang Kayo Hitam dan Taman Hutan Raya Bukit Sari sebagai kawasan pelestarian alam yang memiliki fungsi penting bagi perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa, serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya,” katanya. Ia juga berharap dengan adanya Perda Pengelolaan Lahan dan Taman Hutan Raya Provinsi Jambi dapat memberikan perlindungn dan pemanfaatan yang efektif dalam pengelolaan lahan dan taman hutan raya, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pertumbuhan ekonomi. Lebih lanjut Wagub Sani menyampaikan bahwa Ranperda tentang Fasilitasi dan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual Daerah Jambi akan memberikan perlindungan HKI di tingkat provinsi dinilai sangat penting untuk menjaga aset budaya, ekspresi tradisional, serta produk lokal agar terlindung dari plagiarisme pihak lain dan bernilai ekonomis bagi masyarakat. “Provinsi Jambi memiliki berbagai hasil kreativitas dan inovasi kekayaan intelektual dan ekspresi budaya tradisional sebagai sumber daya yang harus dilestarikan, dilindungi, dibina, dan dikembangkan sehingga mendukung daya saing Provinsi Jambi. Oleh karenanya, kami berharap dengan adanya Perda tentang Fasilitasi dan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual Daerah Jambi dapat memberikan perlindungan hukum bagi kreativitas dan inovasi yang dimiliki seluruh masyarakat Jambi dalam pengelolaan seluruh aspek kreativitas baik alam, seni dan budaya serta semua potensi daerah untuk menghadapi tantangan baik lokal, nasional, dan global yang akan datang, guna meningkatkan kemajuan bagi Provinsi yang kita banggakan ini,” ungkapnya. Selain itu, Wagub Sani juga sangat mengapresiasi dan mendukung penyusunan Ranperda tentang Pengelolaan Sumber Daya Air. “Harapan kami dengan adanya Perda Pengelolaan Sumber Daya Air ini, dapat menjadi pedoman dalam upaya perencanaan, konservasi, pendayagunaan, pengendalian daya rusak air, hingga perizinan dan peran serta masyarakat untuk menjamin kelestarian dan pemanfaatan air secara berkelanjutan,” ucapnya. Wagub Sani juga memberikan pandangan positif pemerintah Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Pelaku Usaha Perikanan dimana pengelolaan perikanan sangat bergantung pada sumber daya ikan yang pemanfaatannya dilakukan oleh nelayan kecil, nelayan buruh, pembudi daya ikan kecil, dan pengolah dan pemasar skala usaha mikro dan kecil. “Permasalahan yang dihadapi nelayan kecil dan nelayan buruh, antara lain adalah ancaman ketersediaan bahan bakar minyak, pencurian ikan, penangkapan ikan berlebih (overfishing), serta perubahan iklim, cuaca, dan tinggi gelombang laut. Permasalahan yang dihadapi, pengolah dan pemasar skala mikro, antara lain adalah sangat rentan terhadap perubahan iklim dan harga, konflik pemanfaatan pesisir, serta perubahan musim, kualitas lingkungan, dan kepastian status lahan,” tuturnya. Dalam kesempatan tersebut Wagub Sani juga mengapresiasi Ranperda tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Keterampilan Masa Depan. “Salah satu upaya untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia yang tercantum dalam alinea ke-4 UUD 1945, yaitu mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang mampu memajukan kesejahteraan umum. Untuk mencapai tujuan tersebut, Pemerintah Daerah harus mengoptimalkan seluruh sumber daya ekonomi, terutama mengoptimalkan kreativitas sumber daya manusia yang berbasis warisan budaya, ilmu pengetahuan, dan/atau teknologi,” paparnya. “Kita semua sangat berharap dengan adanya Perda tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Keterampilan Masa Depan, dapat memberikan dampak signifikan terutama bagi masyarakat Provinsi Jambi, sehingga mampu menopang ketahanan ekonomi masyarakat, mewujudkan pertumbuhan ekonomi, mengembangkan inovasi, kreativitas, dan daya saing, serta penciptaan lapangan kerja guna memajukan pembangunan perekonomian di daerah,” pungkasnya. (*)
Gubernur Al Haris Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Ajak ASN dan Generasi Muda Hidupkan Nilai Pancasila

Pantaukebijakan.com – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, M.H., mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, dan bertindak sebagai inspektur upacara adalah Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih (Gapu) Kolonel Inf. Nyamin, S.I.P., M.M, bertempat di Lapangan Garuda, Kantor Gubernur, Senin (1/6/2026). Pada kesempatan itu Danrem 042/Garuda Putih (Gapu) Kolonel Inf Nyamin, S.I.P., M.M,membacakan pidato tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Prof. Yudian Wahyudi, yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Usai mengikuti upacara, pada sesi wawancara dengan rekan-rekan media Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa upacara dihadiri oleh pejabat daerah, ASN, unsur TNI/Polri, serta perwakilan masyarakat dan pelajar. Gubernur Al Haris menegaskan pentingnya menginternalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai jiwa kebangsaan. “Kita berharap kita-kita ini, penerus bangsa, harus senantiasa memiliki jiwa Pancasila, berjuang, dan menjaga harga diri Republik Indonesia,” ujar Gubernur Al Haris. Gubernur Al Haris juga menyampaikan pesan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjadikan Pancasila sebagai dasar dalam setiap kebijakan dan pelayanan publik. “Para pejabat dan ASN harus melaksanakan upacara dan memperingati 1 Juni ini dengan khidmat; mari kita isi apa yang sudah diberikan oleh para pendahulu kita, yaitu negara Indonesia ini,” kata Gubernur Al Haris. Gubernur Al Haris mengajak seluruh elemen bangsa memperkokoh kerja sama dan menghasilkan kerja nyata untuk kemajuan bangsa dan negara. “Kita isi, kita bangun kerjasama yang baik dan melahirkan juga hasil kerja yang baik untuk kemajuan bangsa dan negara kita,” tambahnya. Gubernur Al Haris menutup wawancaranya dengan ucapan terima kasih kepada panitia penyelenggara dan peserta upacara. Upacara diakhiri dengan doa bersama dan komitmen bersama untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sebelumnya, pidato tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Prof. Yudian Wahyudi yang dibacakan Danrem 042/Garuda Putih (Gapu) Kolonel Inf Nyamin, S.I.P., M.M, menyampaikan bahwa pada hari ini, 1 Juni 2026, rakyat Indonesia kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. “Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ucap Danrem saat membacakan naskah pidato. Danrem menekankan relevansi Pancasila di tengah tantangan global, termasuk disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila menjadi pijakan moral untuk menjaga keutuhan bangsa yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnis. Sebagai bagian dari amanat konstitusional, Danrem mengingatkan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab untuk ikut serta mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. “Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut menjadi instrumen diplomasi yang relevan untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik,” baca Danrem mengutip pidato BPIP. Lebih lanjut Danrem menyoroti kontribusi Indonesia dalam perdamaian dunia, seperti keikutsertaan pasukan perdamaian di bawah bendera PBB dan peran mediasi dalam konflik regional. Hal ini menurutnya merefleksikan sila kedua Pancasila: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Danrem juga mengajak generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup, bukan sekadar simbol atau teks sejarah. Ia memberi pesan khusus kepada para kepala daerah agar setiap kebijakan publik berlandaskan keadilan sosial dan menjaga hak-hak masyarakat kecil agar tidak ada yang tertinggal. Dalam penutup pidatonya Danrem mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat komitmen kebangsaan. “Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya,” pungkasnya. Acara peringatan juga diikuti oleh Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd,I, Sekda Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman , SH, MH, Forkopimda Provinsi Jambi , unsur TNI/Polri, kepala OPD, ASN, serta perwakilan organisasi masyarakat dan pelajar. Upacara berjalan khidmat dan diakhiri dengan doa bersama. (*)
Gubernur Al Haris Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 930 Kilogram di Jambi

Pantaukebijakan.com – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menyerahkan secara simbolis bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Masjid Tsamaratul Insan Islamic Center Jambi, Selasa (26/05/2026) sore. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung penuh khidmat dan disambut antusias oleh warga masyarakat serta para pengurus masjid. Bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia tahun ini berjumlah 12 ekor sapi yang akan disalurkan ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat daerah dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Dalam penyerahan secara simbolis tersebut, Gubernur Al Haris menyerahkan seekor sapi jenis Simmental dengan bobot mencapai 930 kilogram senilai sekitar Rp.115 juta. Sapi kurban bantuan Presiden tersebut menjadi salah satu hewan kurban dengan ukuran terbesar yang diserahkan di Provinsi Jambi tahun ini. Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian serta kepeduliannya kepada masyarakat Jambi melalui bantuan hewan kurban tersebut. Menurutnya, momentum Idul Adha bukan hanya sekadar pelaksanaan ibadah kurban, namun juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas sosial, dan semangat berbagi kepada sesama. “Momentum Hari Raya Idul Adha mengajarkan kita arti keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial. Semoga bantuan hewan kurban ini membawa manfaat bagi masyarakat dan menjadi penguat semangat kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujar Gubernur Al Haris. Gubernur Al Haris juga menegaskan bahwa nilai berkurban harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga pengorbanan tenaga, pikiran, dan kepedulian untuk membantu sesama demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. “Semoga ini menunjukkan bahwa semangat berkorban harus dimiliki semua insan. Mudah-mudahan makna berkurban ini menjadi nilai yang terus kita gaungkan di tengah masyarakat,” tegasnya. Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa sapi kurban yang diserahkan di Masjid Tsamaratul Insan Islamic Center nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat di sekitar kawasan Islamic Center yang memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat. Ia berharap pembagian daging kurban dapat berjalan dengan tertib dan tepat sasaran sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. “Bantuan ini kami serahkan untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar Masjid Islamic Center sesuai dengan kriteria yang layak menerimanya. Kita berharap keberkahan Idul Adha dapat dirasakan bersama oleh seluruh masyarakat,” katanya. Selain itu, dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga mengajak seluruh masyarakat Provinsi Jambi untuk bersama-sama mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam memimpin bangsa Indonesia menuju kemajuan dan kesejahteraan rakyat. “Kita doakan Pak Presiden sehat, Indonesia semakin baik ke depannya, dan rakyat semakin sejahtera,” pungkasnya. Kegiatan penyerahan bantuan hewan kurban ini turut dihadiri Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Provinsi Jambi Ir. Rumusdar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi Drs. Ariansyah, M.E., para pengurus Masjid Tsamaratul Insan Islamic Center, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga masyarakat sekitar yang hadir menyaksikan langsung penyerahan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia tersebut. (*)
Hj. Hesti Haris bersama BKMT dan Posyandu Serahkan Hewan Kurban di Desa Tangkit dan Kelurahan Kasang

Pantaukebijakan.com– Hj. Hesnidar Haris, SE (Hj. Hesti Haris) selaku Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Jambi bersama anggotanya menyerahkan hewan kurban dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H bagi warga masyarakat di Tugu Loreng RT. 11 Desa Tangkit, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (26/05/2026) pagi. Kehadiran Hj. Hesti Haris dan rombongan disambut langsung oleh Kepala Desa Tangkit Supadi dan Ketua RT. 11, Amiq. Dalam kesempatan yang sama juga hewan kurban diserahkan oleh Hj.Hesti Haris bersama pengurus dan anggota Posyandu di RT. 1 dan 2, serta RT. 3 dan 4 Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi. Total keseluruhan sapi kurban yang diserahkan oleh Hj. Hesti Haris beserta anggotanya ini berjumlah 3 (tiga) ekor sapi. Dalam sambutan dan arahannya Hj. Hesti Haris menyatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian dan kebersamaan. “Alhamdulillah, pada hari yang penuh berkah ini dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, kami menyerahkan bantuan hewan kurban berupa sapi kepada masyarakat,” ujar Hj. Hesti Haris. “Dan pertemuan kita hari ini bukanlah sesuatu yang kebetulan. Karena kata uztadzah berdua ini bahkan gugurnya sehelai daun itu atas izin Allah apolagi kehadiran kami bersama ibu-ibu BKMT juga menjalin silahturahmi dengan Datuk Kades, Ketua RT dan tentunya juga dengan warga disini,” lanjutnya. Dikatakan Hj. Hesti Haris, hewan kurban ini diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jambi untuk para pejuang BKMT. ”Hewan kurban ini kami antarkan langsung yang kami persembahkan untuk para pejuang BKMT yang telah berjuang dan berkurban untuk mengembangkan BKMT. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan kita. Semoga kurban ini diterima Allah SWT, membawa keberkahan, dan dagingnya bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” kata Hj. Hesti Haris. Dalam kesempatan tersebut Hj. Hesti Haris juga menyampaikan pentingnya momentum kurban sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai-nilai keagamaan. “Kurban bentuk wujud kepedulian kita terhadap sesama dan pengingat agar kita selalu berbagi kepada yang membutuhkan. Saya berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu dan mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ungkapnya. Sedangkan kepada warga RT. 1,2,3 dan 4 Kelurahan Kasang yang berada di dekat Rumah Dinas Gubernur Jambi Hj. Hesti Haris menyampaikan harapannya agar warga yang menerima bantuan hewan kurban dapat menerima dengan sukacita dan penuh syukur. Hewan kurban yang diserahkan ini diterima langsung oleh Ketua RT dan disaksikan warga. “Sebenarnya kurban ini setiap tahun diserahkan kepada masyarakat, tetapi tahun ini kami menyerahkan secara langsung, kami hadir di RT 1,2,3 dan 4 Kelurahan Kasang ini dengan kostum Posyandu sekalian silahturahmi dengan masyarakat agar masyarakat tahu bahwa Posyandu sudah naik kelas dimana dulu hanya mengurus kesehatan dan sekarang sangat banyak, urusan perumahan, urusan sosial, urusan keamanan, urusan limbah masuk dalam enam standar pelayanan minimal itu hak masyarakat dan Posyandu. Kami harus memikiran hak masyarakat dan dalam momentum Idul Adha walaupun tidak sebesar sapi Pak Prabowo yang kabarnya 700 kg, tapi mudah-mudahan yang sedikit ini membawa berkah kebaikan yang membawa kebaikan lainnya,” tuturnya. “Dan mudah-mudahan Allah bimbing kami selalu dalam kebaikan yang lurus karena Allah. Karena kadang-kadang kita digunakan oleh setan untuk menunjukkan sesuatu kebaikan untuk dinilai baik oleh orang lain,” pungkasnya. Sementara itu, Kepala Desa Tangkit, Supadi, menyatakan bahwa apa yang diberikan oleh Hj. Hesti Haris sebagai rejeki yang tiba-tiba datang. ”Kami sangat berterima kasih atas kehadiran ibu Gubernur, masyarakat disini adalah masyarakat yang hidupnya di sektor pertanian, dan kehadiran ibu yang membawa hewan kurban menjadi rejeki dan semangat bagi masyarakat dan menjadi berkah bagi kami. “Kami doakan agar ibu dan bapak Gubernur diberikan kesehatan dalam melaksanakan dan memikul tugas dan tanggung jawab berat memimpin masyarakat Provinsi Jambi,” ucap Supadi. Hal senada juga disampaikan Ketua RT. 3, Miftah, dan Ketua RT. 4, Abunjani, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada Hj. Hesti Haris yang telah memberikan hewan kurban yang dinilai sangat membantu masyarakat dalam merayakan Idul Adha. “Terima kasih kepada ibu Gubernur masih mengingat kami tetangga-tetangga disekitar rumah dinas Gubernur, semoga Jambi Mantap 2029 tercapai,” kata Miftah. “Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami, terutama untuk saudara-saudara kita yang kurang mampu agar bisa ikut merasakan kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha. Semoga kebaikan ibu Gubernur dibalas oleh Allah SWT dengan pahala berlipat ganda, diberikan kesehatan, dan kelancaran dalam memimpin,” ujar Abunjani. (*)
Pedagang Pasar Tersenyum di Idul Adha, APPSI Jambi Bagikan Daging Qurban

Pantaukebijakan.com — Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di kawasan Pematang Sulur, Telanaipura, Kota Jambi, saat DPW Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Provinsi Jambi melaksanakan penyembelihan dan pembagian hewan qurban, Jumat (29/5/2026). Di momen Idul Adha 1447 Hijriah ini, pengurus APPSI Jambi turun langsung bersama warga untuk menyiapkan hingga menyalurkan daging qurban. Sasaran utamanya adalah para pedagang Pasar Mama Mayang, mereka yang setiap hari bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ketua Umum DPW APPSI Jambi, Ari Budi Pratiwi, menyebut kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Lebih dari itu, qurban menjadi cara sederhana untuk menunjukkan kepedulian dan mempererat hubungan antar sesama. “Idul Adha ini tentang berbagi dan saling menguatkan. Kami ingin para pedagang juga merasakan kebahagiaan di hari raya,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi dukungan dari DPP APPSI yang telah memberikan bantuan hewan qurban untuk disalurkan di Jambi. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu memperluas manfaat bagi masyarakat, khususnya pedagang kecil. Proses penyembelihan hingga pembagian daging berjalan lancar dan tertib. Para pengurus dan panitia tampak kompak bergotong royong, sementara para pedagang menyambut dengan penuh rasa syukur. Bagi mereka, perhatian seperti ini bukan hanya soal bantuan, tetapi juga bentuk kepedulian yang memberi semangat baru. APPSI Jambi berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, sehingga nilai kebersamaan dan gotong royong tetap hidup di tengah masyarakat. (*)