HUT ke-69 Provinsi Jambi, Pemprov Perkuat Kolaborasi Bangun Jambi MANTAP

Pantaukebijakan.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi di Lapangan Garuda Kantor Gubernur Jambi, Selasa (6/1/2026) pagi. Upacara berlangsung khidmat dan tertib dengan diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur pemerintahan. Seluruh peserta upacara tampak mengenakan pakaian adat khas Jambi. Peserta pria mengenakan Teluk Belango dan peci hitam, sementara peserta perempuan mengenakan baju kurung dan tengkuluk sebagai wujud pelestarian budaya daerah. Upacara ini dihadiri Gubernur Jambi, Wakil Gubernur Jambi, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, unsur DPRD Provinsi Jambi, kepala OPD, camat, dan lurah. Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Wagub Sani menyampaikan rasa syukur atas perjalanan pembangunan Provinsi Jambi yang telah memasuki usia ke-69 tahun. Ia menegaskan bahwa capaian pembangunan yang dirasakan saat ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat atas ridho Tuhan Yang Maha Kuasa. Wagub Sani juga menyampaikan empati atas bencana banjir bandang yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada November 2025. Ia mengapresiasi kepedulian masyarakat Jambi yang telah menyalurkan bantuan sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan dan persaudaraan antardaerah. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan daerah. Berdasarkan data BPS Provinsi Jambi, pertumbuhan ekonomi Jambi pada triwulan III 2025 tumbuh 4,77 persen, inflasi Desember 2025 tercatat 3,71 persen, IPM mencapai 75,13, dan Tingkat Pengangguran Terbuka menurun menjadi 4,26 persen. Menghadapi tantangan pembangunan ke depan, Wagub Sani mengajak seluruh masyarakat Jambi untuk terus memperkuat sinergi sesuai tema HUT ke-69, “Bersinergi Membangun Negeri Menuju Jambi MANTAP 2029,” demi mewujudkan Jambi yang maju, berdaya saing, makmur, dan berkelanjutan.

HUT ke-69 Jambi, Gubernur Al Haris Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Nasional

Pantaukebijakan.com – Gubernur Jambi Al Haris menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk terus mendukung dan mensukseskan program-program strategis Pemerintah Pusat sebagai bentuk sinergi pusat dan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Al Haris saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026 di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (6/1/2026), yang mengusung tema “Bersinergi Membangun Negeri Menuju Jambi MANTAP 2029″. Dalam sambutannya, Al Haris menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, media, serta seluruh masyarakat atas kontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari kolaborasi dan partisipasi semua pihak. Berdasarkan data BPS Provinsi Jambi, kinerja pembangunan daerah menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi pada triwulan ke-III tahun 2025 mencapai 4,77 persen, inflasi pada bulan Desember 2025 tercatat 3,71 persen, IPM meningkat menjadi 75,13, tingkat pengangguran turun menjadi 4,26 persen, serta gini ratio menurun menjadi 0,301. Gubernur Al Haris juga memaparkan capaian sejumlah program unggulan daerah seperti Jambi Cerdas, Jambi Sehat, Jambi Responsif, Jambi Tangguh, dan Jambi Agamis, yang telah menyentuh langsung masyarakat melalui bantuan pendidikan, kesehatan, UMKM, sosial, hingga keagamaan. Selain itu, Pemprov Jambi berhasil menata pengelolaan sumur minyak rakyat agar legal dan produktif. Melalui pembinaan pemerintah, sumur rakyat kini dikelola oleh BUMD, koperasi, dan UMKM lokal, bahkan sejak 31 Desember 2025 hasil produksinya resmi dibeli oleh Pertamina. Meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran, Al Haris menegaskan Pemprov Jambi tetap fokus menyukseskan program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan Ketahanan Pangan, sebagai upaya konkret memperkuat perekonomian dan pembangunan berkelanjutan di Provinsi Jambi.

Gubernur Al Haris Apresiasi Peran Nyata Polda dalam membantu program percepatan MBG di Jambi pada kegiatan Groundbreaking SPPG di Polsek Telanaipura

Pantaukebijakan.com – Gubernur Jambi Al Haris menghadiri dan mengikuti kegiatan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di halaman Polsek Telanaipura, Kota Jambi, Senin (29/12/2025). Pembangunan ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dan dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si melalui zoom meeting. Groundbreaking SPPG merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung pemenuhan gizi bagi personel dan masyarakat, khususnya sektor pelayanan publik dan anak-anak penerima program pemerintah. Gubernur Al Haris mengapresiasi Polda Jambi karena telah menunjukkan langkah nyata mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Jambi. “Polda Jambi sudah membangun 31 SPPG. Kita berharap Pak Kapolda menambah lagi,” ujar Al Haris. Ia menegaskan, percepatan pembangunan SPPG harus dilakukan secara kolaboratif untuk memastikan manfaat program dapat dirasakan secepat mungkin oleh masyarakat, terutama anak-anak. “Pak Presiden berharap anak-anak kita segera menerima manfaat dari program ini. Semua elemen harus ikut mempercepat,” tegasnya. Menurut Al Haris, Provinsi Jambi memiliki sekitar 1,1 juta penerima manfaat MBG yang akan dilayani secara bertahap dan merata. Al Haris mengatakan Pemerintah Provinsi akan segera menggelar rapat koordinasi lintas sektor guna menjamin ketersediaan pasokan bahan baku SPPG, mulai dari Dinas, Yayasan, hingga Badan Gizi Nasional. “Kami akan melakukan rakor agar SPPG memiliki jaminan bahan baku. Kita upayakan memakai beras lokal Jambi,” ungkap Gubernur. Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar, menjelaskan pembangunan SPPG merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program nasional di bidang pangan bergizi dan revitalisasi kualitas sumber daya manusia. (*)